Home Edukasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah kerjasama dengan Pemerintah Desa Medan

Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah kerjasama dengan Pemerintah Desa Medan

Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat bagi di Desa Medan Sinembah

164
0
SHARE
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah kerjasama dengan Pemerintah Desa Medan

Keterangan Gambar : Tim dosen Universitas Universita Muslim Nusantara Al Washliyah  melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Medan Sinembah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, jum’at (09 januari 2026). (sumber foto : ist/pp)

Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah  bekerja sama dengan Pemerintah Desa Medan maelaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat bagi Masyarakat Desa Medan Sinembah 

Deli Serdang II Parahyangan Post – Tim dosen Universitas Universita Muslim Nusantara Al Washliyah  melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Medan Sinembah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, jum’at (09 januari 2026). Kegiatan ini bertujuan Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Medan Sinembah tentang pemanfaatan tanaman obat untuk pengobatan luka bakar secara aman dan tepat. Serta

Memberikan edukasi berbasis sains mengenai jenis tanaman obat, cara pengolahan, dan penggunaannya. Salah satunya dengan   pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif penanganan luka bakar ringan, mengenali tanaman obat untuk luka bakar di sekitar rumah pada pertolongan pertama, menggunakan tanaman obat secara bijak, dapat memberikan informasi yang benar kepada orang lain penggunaan tanaman obat di sekitar rumah, dan tidak menggantikan pengobatan medis untuk kasus luka bakar yang membutuhkan Tindakan medis segera.

 Ketua tim pelaksana PKM, apt.Rahmadani S.Farm., M.Farm., menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya kasus luka bakar ringan akibat aktivitas rumah tangga dan pertanian di wilayah pedesaan. “Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan mampu melakukan penanganan awal luka bakar secara tepat dan aman dengan memanfaatkan tanaman obat yang mudah ditemukan di sekitar rumah,” ujarnya. Selain aspek kesehatan, pemanfaatan tanaman obat juga memiliki potensi ekonomi apabila dikembangkan secara berkelanjutan. Pengolahan tanaman obat menjadi produk sederhana bernilai jual dapat menjadi peluang usaha masyarakat desa, khususnya bagi kelompok ibu rumah tangga dan pemuda desa. Namun demikian, keterbatasan pengetahuan kewirausahaan, pengolahan pascapanen, dan pemasaran masih menjadi kendala utama.

Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi dan pendampingan terkait potensi tanaman obat dalam pengobatan luka bakar, sekaligus mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal secara sehat, aman, dan bernilai ekonomi

Dalam kegiatan tersebut, tim PKM memberikan penyuluhan  mengenai jenis tanaman obat yang berkhasiat untuk luka bakar, seperti lidah buaya, kunyit,binahong, dan daun sirih. Selain pemaparan materi, dilanjutkan sesi diskusi  langsung oleh peserta dengan pemateri terkait cara  pengolahan sederhana tanaman obat dan  keamanan penggunaannya.

Kepala Desa Medan Sinembah Bapak Jasri menyambut baik kegiatan PKM ini dan mengapresiasi kontribusi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah  dalam meningkatkan wawasan kesehatan masyarakat. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena sesuai dengan kebutuhan warga dan memanfaatkan potensi lokal desa,” katanya.

Melalui program PKM ini, Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mengimplementasikan hasil penelitian perguruan tinggi agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas. - (rahma/pp)