
Keterangan Gambar : kolase foto aboe
Jakarta,parahyanghan-post.com----- Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Muktamar XXIII Alwashliyah Prof. Dr. H. Deding Ishak S.H., MM mengatakan pihaknya akan memperkuat sinergi dengan Badan Amil Nasional (BAZNAS) dalam mewujudkan kesejahteraan umat.
Hal tersebut disampaikan Prof. Deding saat beraudiensi dengan para pimpinan BAZNAS di kantornya, Jln. Matraman Raya, Jakarta Pusat Jumat 26 Juni 2026.
Audiensi dimaksud untuk mengundang BAZNAS menjadi salah satu pembicara tamu pada helatan akbar lima tahunan yang akan digelar Al Washliyah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 7-10 Juli 2026.
”Alhamdulillah Pimpinan BAZNAS menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam Muktamar XXIII yang akan kita gelar di Asrama Haji Pondok Gede bulan Juli mendatang,” ujar Prof. Deding kepada media, usai pertemuan.
Lebih lanjut Prof. Deding mengatakan pihaknya mengapresiasi kiprah BAZNAS dalam mengelola dana umat serta menyatakan kesiapan Al Jam'iyatul Washliyah menjalin kerjasama lebih kuat lagi.
"Kami memandang BAZNAS sangat kompeten (eligible) dan tepat untuk menjadi 'dirigen' utama dalam konteks pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat," tambah Prof. Deding.
Program-program yang dijalankan BAZNAS, tambah Prof. Deding, tidak hanya sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam, tetapi juga mendukung agenda pembangunan nasional.
Ikut mendamping Prof. Deding dalam audiensi tersebut, antara lain, Bendahara Umum Al Jam'iyatul Washliyah Drs. H. Rijal Naibaho, MM., Sekretaris Al Jam'iyatul Washliyah H. Muhammad Razvi Lubis, S.Sos, M.Pd., Sekretaris SC Muktamar XXIII yang juga Ketua LAZNAS Alwashliyah Syamsir Bastian dan beberapa pimpinan lain.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyambut gembira kehadiran Panitia Muktamar ke XXIII Al Jamiyatul Al Washliyah untuk beraudiensi di kantornya. Ia menegaskan pentingnya membangun kolaborasi profesional dengan berbagai pilar umat, termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam Al Washliyah dan kelompok-kelompok strategis keagamaan lain. Sodik pun menyatakan kesediaan pihaknya menghadiri Muktamar XXIII Al Washliyah.
Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar pendistribusian dana zakat mampu memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat.
Sodik menjelaskan, BAZNAS tidak hanya berperan sebagai lembaga penyalur bantuan (charity), tetapi juga menjadi bagian dari gerakan strategis dalam membangun ekonomi Islam yang tumbuh secara adil dan berkelanjutan.
Ikut mendampingi Sodik dalam audiensi tersebut, antara lain, dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Kepala Bagian Humas BAZNAS RI Yudhiarma MK, M.Si., Kepala Bagian Koordinasi dan Harmonisasi BAZNAS RI H. Mohd. Basit A Karim.
Kesediaan BAZNAS menjadi salah satu pembicara tamu dalam Muktamar ke XXIII Al Washliyah, menambah kepastian jumlah Badan dan Lembaga yang hadir. Sebelumnya (pada hari yang sama) Menteri ATR/BPN Nusron Wahid juga menyatakan kesiapan. Itu disampaikan saat Ketum Al Washliyah KH. Masyhuril Khamis beraudiensi di kantornya.
Hingga kini (28 Juni 2026-red) telah tercatat lima Menteri Kabinet Merah Putih memastikan kehadirannya, yakni, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wamenag Romo Syafi’i dan Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjutak.
Informasi terbaru dari Sekretariat Panitia Muktamar, peserta yang sudah melakukan registrasi kehadirannya sebanyak 650 orang, berasal dari 38 propinsi (wilayah) di seluruh Indonesia. Selain itu perwaklian luar Negeri, juga akan ikut meramaikan, seperti dari Inggris, Amerika dan seluruh negara Asean. Bahkan tim kesenian dari Malaysia akan unjuk kebolehan menyemarakkan Muktamar.
Muktamar ke XXIII Alwashliyah akan berlangsung pada tanggal 7-10 Juli 2026. Direncakan akan dihadiri 1400 kader. Peserta yang berhalangan hadir bisa mengikuti via zoom (hibrid). Selain Muktamar Alwashliyah juga akan digelar Muktamar Muslimat Alwashliyah yang waktu dan tempatnya bersamaan.***(pp/aboe/sir)






LEAVE A REPLY