Home Seni Budaya SERIBU DERING TELEPON MENYERBU SAJAKKU

SERIBU DERING TELEPON MENYERBU SAJAKKU

SajakSajak Pilihan Terbaru : Pulo Lasman Simanjuntak

181
0
SHARE
SERIBU DERING TELEPON MENYERBU SAJAKKU

SERIBU DERING TELEPON MENYERBU SAJAKKU

seribu dering telepon 
menyerbu sajakku
setiap hari
tanpa beban
tak terlihat wajah garang

mereka mau menulis 
pesan syair-syair  kelabu
sepanjang abad kesakitan 

melalui nomor-nomor
ganjil dan genap
tercatat 
lewat kabel jaringan
udara beracun

haruskah kuangkat-
penuh ketakutan 
luarbiasa

awalnya dari kaki-kaki besi
terjebak pada pinggiran danau tua
berakhir di layar mesin 
kurs mata uang 
jadi utang piutang

Jakarta, Kamis, 2 April 2026

JELANG APRIL 2026

jelang april 2026
semalaman aku terus dihajar 
mimpi-mimpi mengerikan
bersama sajakku 
makin terkapar

mungkinkah mimpi-mimpi itu
jadi kenyataan
karena perang rudal 
tak kunjung terselesaikan

bahkan telah membakar
semua pengharapan
angan-angan
dalam kesusahan
dan pencobaan

aku harus bersabar, pesanmu 
di atas kendaraan kemenangan
usianya telah mencapai ribuan
perjalanan 
paling menegangkan
menuju tanah kanaan

sebab hanya Tuhan
selalu ada di depan
sehingga jiwaku 
makin tenang
seperti tak tergoyahkan

Jakarta, Kamis 26 Maret 2026 

JAMUR KULIT

jamur kulit mulai bergerak-
tak terlihat 
mata telanjang
bahkan melebihi 
kecepatan suara

dicumbu
gatal hebat
sampai ke pori-pori sajakku
meleleh perlahan 
basah dan lembab 

cuaca berubah 
di atas ranjang
bertebaran racun bakteri 

mengundang jamur kulit
ingin bersetubuh
setelah puasa 
hawa napsu

rajin dioles 
salep kesunyian
seperti eksim kegelisahan
meradang memerah 

jamur kulit 
malah menyusup liar
ke dalam dubur 
diserbu ratusan cacing 
berjoget ria di pentas
dengan seduhan air panas

o, tak kunjung sembuh

Jakarta, Minggu 8 Maret 2026

RUMAH SAKIT AWAL TAHUN 

rumah sakit awal tahun
terjebak penyakit
dinihari disiram air garam
ditusuk lambung
bertubi-tubi
sampai terkapar 
muntah darah
di ranjang maut 
mau menjemput

paru-parunya sudah terinfeksi
terekam di layar radiasi
virus yang berakar 
dari permukiman liar
di pinggiran kota jakarta

tiba-tiba aku panik
darimana sunyi ini 
dapat mencair

(padahal aku baru sembuh 
disiksa di atas tempat tidur orang sakit  mau turun ke dunia orang mati)

kini aku kembali disergap 
di ruang instalasi gawat darurat
sampai subuhhari
sampai ditampar matahari
membangunkan sepotong angan-angan
yang berkarat

(semalaman aku tak bisa bermimpi hanya suara bising lalu lalang suara mesin menyeramkan disiram infus bernanah) 

sampai kapan
kabar celaka 
selalu muncul 
di atas jendela flamboyan 
di teras kamar besi lavender
rumah sakit bertingkat
dibungkus air hujan
dibakar tubuh 
setiap malam

Jakarta , Senin pagi 19 Januari 2026

BIODATA : Pulo Lasman Simanjuntak, karya puisinya telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal dan 50 buku antologi bersama para penyair di seluruh Indonesia.Sering diundang baca puisi di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) di Taman Ismail Marzuki (TIM).