Keterangan Gambar : Kondisi di Palestina Sangat Memprihatinkan (sumber foto : ist/pp)
Oleh. Syiria Sholikhah
Mahasiswi Universitas Indonesia (UI)
Pernyataan mengerikan disampaikan oleh seorang politikus Amerika Serikat (AS), Randy Fine anggota kongres AS dari partai Republik. Dia menyarankan untuk penggunaan bom nuklir di wilayah gaza dalam menanggapi tertembaknya dua anggota kedutaan Israhel di Washington pada hari Rabu, 21 Mei 2021. Fine menyiratkan bahwa Gaza harus dihilangkan sebagaimana dua kota Jepang yakni Hiroshima dan Nagasaki pada perang dunia II yang dijatuhi bom atom oleh AS, dilansir dari Tempo.com (24/05/2025).
Hamas menanggapi pernyataan mengerikan tersebut dengan menyebutkan sebagai hasutan kepada publik untuk pemusnahan warga Palestina yang berjumlah lebih dari 2 juta warga sipil di jalur Gaza. Selain itu, Hamas juga menyatakan bahwa hal itu tidak akan melemahkan perjuangan mereka dan menegaskan kembali kepada dunia bahwa sekali lagi bahwa pernyataan Fine mengungkap wajah asli Israel dan pendukungnya, dilansir dari Antaranews.com (24/05/2025).
Pernyataan politikus AS membuktikan bahwa sebetulnya umat Islam mendapatkan penghinaan, musuh-musuh Islam menganggap bahwa umat Islam lemah dan mudah untuk dihancurkan. Pernyataan tersebut tidak mendapat banyak tanggapan dari para pemimpin negeri muslim dan tidak pula mereka menunjukkan pembelaan terhadap Palestina dan kepada agamanya. Sikap diam mereka merupakan sebuah pengkhianatan terhadap Palestina dan agama Islam, padahal Gaza telah dihancurkan sedemikian rupa namun mereka tetap mencari aman untuk menjaga kekuasaannya dan memilih membebek kepada musuh atas nama melindungi warganya sendiri, inilah sekat Nasionalisme yang sungguh menghancurkan umat manusia di belahan dunia yang lain.
Amerika menganggap dirinya sebagai penguasa dunia ini, namun sekali lagi mereka menunjukkan wajah asli sebagai bentuk kerusakan dan kekejaman yang mereka lakukan terhadap Gaza dan dunia ini. Tidak memuliakan manusia sebagai makhluk terbaik yang Allah ciptakan diatas muka bumi ini. Buruknya sistem saat ini yang tanpa hati membunuh anak-anak dan bayi yang tak berdosa dan tak berdaya, membunuh wanita, dan orang tua lemah. Sungguh sistem ini tidak layak dan tidak pantas memimpin dunia dan mengatur hidup manusia.
Sistem saat ini sangat berbeda dengan Sistem Islam, bak langit dan bumi. Islam sangat memuliakan nyawa manusia, Islam memiliki aturan di dalam peperangan, bahkan pepohonan pun dilarang untuk dirusak termasuk fasilitas umum, apalagi nyawa manusia. Bahkan musuh yang menyerah pun tidak diperbolehkan untuk dibunuh, sungguh mulia aturan Islam ini. Penerapan Sistem Islam jelas akan menjaga nyawa dan kemuliaan seluruh manusia di muka bumi ini, dan menjadi rahmat bagi seluruh alam. Islam rahmatan lil ‘alamin hanya akan terwujud ketika aturan Islam di terapkan dalam kehidupan oleh Negara.
Oleh sebab itulah, seluruh umat Islam harus berjuang dalam penegakan aturan Islam secara menyeluruh di muka bumi ini, dengan itu ia tidak hanya menjaga dan melindungi umat Islam, melainkan melindungi seluruh umat beragama di dunia ini sekaligus sebagai dakwah Islam kepada seluruh penjuru dunia. Perjuangan tersebut tidak bisa dilakukan secara individu, melainkan dalam sebuah kelompok/jamaah karena perjuangan tersebut bukanlah perjuangan yang mudah. Mengingat musuh yang menjadi mercusuar dunia, seperti saat pasukan tentara Muslim mengalahkan pasukan Persia pada perang Al-Qadisiyyah maupun saat melawan pasukan Romawi pada perang Yarmuk, tentara Islam tidak menjadikan dunia sebagai tujuan sehingga mereka berjuang tanpa rasa takut dengan tujuan syahid dan surga Allah. Umat Islam harus bergerak dalam satu komando dan satu pemimpin, maka pada saat itulah umat Islam akan mampu mengalahkan musuh-musuh Islam dan membawa kemuliaan di seluruh dunia.(*)






LEAVE A REPLY