Home Agama Menag Harap FKDT Istiqamah

Menag Harap FKDT Istiqamah

Lukman Hakim minta organisasinya diperhatikan. 

146
0
SHARE
Menag Harap FKDT Istiqamah

Keterangan Gambar : Menag Nasaruddin Umar di tengah peserta peringatan hari lahir FKDT ke 14 (foto kmg)

Jakarta, parahyangan-post.com--- Menteri Agama Nasaruddin Umar memberi pesan khusus kepada para guru diniyah agar mempertahankan kepribadian Istiqamah. Ini disampaikan Menag saat menjadi pembicara kunci dalam Peringatan Hari Lahir ke-14 dan Rapat Pimpinan Nasional Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT). 

"Apa itu istiqamah? I-nya itu adalah ikhlas, jangan hanya mukhlis, jadilah mukhlash. S-nya itu, sabar. Kalau bisa, jangan as-shabir. Air susu dibalas air susu, air tuba dibalas air tuba, itu ya. Jadilah masabir, kalau perlu, as-shabur seperti Asmaul Husna terakhir itu, kan. Air tuba dibalas dengan air susu, itu lebih dahsyat," ujar Menag, Sabtu (11/7/2026).

"T-nya itu tawadhu. At-tawadhu hasanah. Enggak ada orang tidak suka tawadhu. Kebalikannya adalah istikbar, sombong. I-nya itu adalah ihsan. Selalu menebarkan energi positif, ihsan ini adalah kebaikan. Q-nya itu adalah qana'ah. Al-qana'atu kanzun. Merasa cukup apa yang ada. Enggak perlu ambisi," imbuh Menag.

Karenanya, Menag berpesan agar para guru diniyah mengajar bukan hanya ambisi ingin mendapatkan sesuatu namun lebih karena panggilan. "Karena kalau ini, bukan panggilan kesucian, penyelamatan, itu nanti bisa tidak qana'ah. Innama rahmatu diniyah," tuturnya.

Akronim A selanjutnya Menag menuturkan amanah, yakni orang yang merasa aman. "Kenapa aman? Karena ada iman. Kenapa dia beriman? Ya, karena dia mukmin. Kalau orang amanah pasti ya, berhasil, amin. Jadi, aman, iman, mukmin, amanah, amin," ungkap Menag.

Sedangkan M-nya adalah muru'ah, di mana Menag menjelaskan yakni bersikap wajar. Kemudian H-nya sebagai akronim terakhir, Al-Haya, memiliki rasa malu. 

"Kalau kita sebagai guru mempertahankan kepribadian Istiqamah : Ikhlas, sabar, tawadhu, ya, ihsan, qana'ah, amanah, muru'ah, akhlak, dan al-haya'. Masyaallah, insan kamil itu," imbuhnya.

Menag berharap FKDT akan menampilkan sosok-sosok istiqamah. "Semoga dengan demikian, teman-teman sekalian, guru dan Allah berkati banyak. Dan semoga, InsyaAllah, nasib teman-teman semuanya kita berjuang bersama, doa dan usaha, akan enggak mungkin Tuhan itu menyangka. Huwa la ta'khuduhu sinatuw wala naum. Tidak pernah tidur, tidak pernah ngantuk. Dia baca hati nurani kita sekarang ini, apa yang kita katakan. Saya percaya, bahwa di mana ada kedudukan, di situ ada istijabah," tutup Menag.

Sebelumnya, Ketua Umum FKDT Lukman Hakim berharap keberadaan organisasi yang dipimpinnya juga Madrasah Diniyah Takmiliyah semakin hari semakin diperhatikan. 

"Bangsa Indonesia harus berterima kasih, salah satunya kepada Ustadz Madrasah Diniyah Takmiliyah. Karena apa? Karena wasilah perjuangan mereka, ustad-ustad Madrasah Diniyah Takmiliyah ini, negeri kita aman, damai, negeri kita mencintai keragaman, menghormati perbedaan, memahami Islam rahmatal lil alamin, salah satunya adalah perjuangan ustadz Madrasah Diniyah Takmiliyah," ujar Lukman

Dalam giat yang bertema 'Menjaga Harmoni, Memperkuat Sinergi,' ia juga berharap dukungan dari Kementerian Agama agar FKDT semakin eksis, berperan, dan semakin memberikan kemantapan untuk Madrasah Diniyah Takmiliyah, serta bangsa dan negara.***(aboe/pp/sp)