Home Polkam Gerakan Rakyat Jakarta Timur Gelar Kelas Kader, Cetak Pemimpin Berkarakter untuk Perubahan

Gerakan Rakyat Jakarta Timur Gelar Kelas Kader, Cetak Pemimpin Berkarakter untuk Perubahan

253
0
SHARE
Gerakan Rakyat Jakarta Timur Gelar Kelas Kader, Cetak Pemimpin Berkarakter untuk Perubahan

Keterangan Gambar : DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur Sukses Gelar Kelas Kader, Dikuti oleh Ratusan Orang Peserta dari Berbagai Daerah (Sumber Foto : ratman/pp)

JAKARTA - Parahyangan Post— Dalam upaya memperkuat basis perjuangan dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan di tingkat akar rumput, organisasi Gerakan Rakyat Jakarta Timur sukses menyelenggarakan kegiatan "Kelas Kader Gerakan Rakyat" pada Sabtu (20/6/2026), di Gelanggang Remaja Kec.Jatinegara, Jakarta Timur.

Kegiatan dengan tema “Membentuk Kader Berintegritas, Berdaya Juang dan Siap Menggerakan Perubahan”, diikuti oleh sekitar 400-an orang peserta dari berbagai daerah.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yang membedah berbagai materi krusial, mulai dari analisis sosial, sejarah gerakan rakyat, hingga strategi pengorganisasian massa di era digital.

Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Adiatama Effendi sebagai tuan rumah pelaksana kegiatan menyatakan bahwa Kelas Kader ini bukan sekadar pelatihan formal, melainkan wadah untuk menyatukan visi dan misi, serta langkah perjuangan kedepan.

"Hari ini kita menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Kelas Kader ini adalah ikhtiar kami untuk memastikan bahwa gerak langkah Gerakan Rakyat ke depan dipimpin oleh individu-individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki komitmen moral yang kuat terhadap garis perjuangan rakyat," ujarnya dalam pidato pembukaan.

Kedatangan Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, saat memasuki halaman Gelanggang Remana Kec. Jatinegara disambut dengan terikakan ‘Hura’ khas salam perubahan dari Gerakan Rakyat. Selain Sahrin Hamid, tampak hadir dalam acara tersebut, M. Ridwan selaku Sekjend, beserta jajaran pengurus pusat lainnya. Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Adiatama Eeffendi beserta jajaran pengurusnya, dan tim panitia, para peserta, Kelas Kader, serta tamu undangan lainnya.

Selain itu juga tampak terlihat kehadiran dari masing-masing sayap organisasi, seperti terlihat dari uniform mereka, ada Bakawal, Muda Bergerak dan BAGANA Gerakan Rakyat. Saat ada event besar seperti ini, sayap organisasi tidak sekedar datang sebagai tamu undangan, namun mereka mendukung dan berkontribusi sesuai dengan bidang geraknya masing-masing.

Kehadiran tokoh fenomenal, Thomas Trikasih Lembong atau biasa disapa dengan ‘Tom Lebong’ disela-sela acara tersebut menambah semarak suasana, para peserta Kelas Kader seolah menemukan sosok idolanya,  ada spirit energi baru dalam melangkahkan perjuangannya kedepan.

Prof. Sulfikar Amir selaku Ketua Dewan Penasehat Gerakan Rakyat yang siang itu didaulat untuk menjadi narasumber pada Kelas Kader Gerakan Jakarta Timur, menyampaikan pemaparanya dengan penuh semangat, sehingga mampu membakar darah juang, motivasi bagi para Peserta Kelas Kader untuk lebih semangat dalam berjuang dan bergerak.

Disi lain Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid dalam arahan dan sambutanya menyampaikan alur dan perjuangan Gerakan Rakyat sejak awal berdiri, bertranformasi dari gerakan ormas menjadi partai dan perjalannya sampai saat ini, dimana sebagai sebuah Partai Politik Gerakan Rakyat saat ini sedang menyelesaikan proses pendaftaranya di Kemenkumham.

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat juga menekankan agar setiap kader nantinya harus memahami misi dan visinya, Panca Dharma Gerakan Rakyat serta 5 (lima) Prinsip Gerakan Rakyat, sebagai landasan perjuangannya.

“Insya Alloh dalam waktu dekat syarat dan proses pendaftaran Partai Gerakan Rakyat di Kemenkumham akan bisa diselesaikan. Dan Partai Gerakan Rakyat merupakan satu-satunya partai politik yang saat ini sudah memiliki calon presiden,”ungkap Sahrin Hamid, Keua Umum Partai Gerakan Rakyat.

Dalam kesempatan tersebut Sahrin Hamid juga menyampaikan salam dari Pak Anies (Anies Baswedan), beliau tidak bisa hadir karena masih ada satu dan lain hal.

Sementara itu, Tom Lembong dalam sambutanya lebih menyoroti kondisi negeri ini ditengah percaturan global. Menyampaikan gambaran kebijakan yang dilakukan oleh beberapa negara terkait kebijakan ekonomi, swasembada yang sekiranya bisa menjadi acuan dan pembelajaran bagi negeri ini.

Selain itu Tom Lembong juga mengkritisi dengan apa yang gembar-gemborkan oleh banyak pihak terkait ‘Swasembada’ baik swasembada pangan, swasembada energi, dll. Menurut Tom Lembong, dirinya lebih cenderung menekankan menggunakan istilah ‘Kedaulatan’ dari pada ‘Swasembada’.

“Kalau Swasembada fokusnya pada kemampuan memproduksi untuk kebutuhan sendiri. Tetapi kalau ‘Kedaulatan’ disana ada hak dan wewenang penuh suatu negara untuk ecara mandiri menentukan kebijakan, sistem produksi, dan penglahannya sendiri tanpa campur tangan atau didikte oleh pihak asing,”ungkap Tom Lembong.

Dalam kesempatan tersebut Tom Lembong juga menepis anggapan dan banyaknya pertanyaan dari berbagai pihak terkait, anggapan semua parpol sama saja. Menurut Tom, anggapan tersebut tidak benar, Partai Gerakan Rakyat, senantiasa berbeda, partai ini lahir dari gerakan rakyat, akar rumput untuk sebuah perubahan besar untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kelas kader ini didesain sebagai ruang refleksi sekaligus pembekalan ideologis dan taktis bagi para calon pemimpin masa depan.

Berbeda dengan seminar searah, Kelas Kader ini dikemas dengan metode partisipatif. Setelah sesi pemaparan materi, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, untuk mendapatkan saran dan masukan, serta membedah isu-isu yang sedang berkembang ditengah masyarakat saat ini.

Suasana kelas tampak hidup dengan kedewasaan berargumen dari para peserta. Di penghujung acara, diserahkan secara simbolis sertifikat bagi para kader yang telah mengikuti kelas kader ini, serta ikrar bagi para kader yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Gerakan Rakyat sahrin Hamid.

Komitmen Pasca-Pelatihan, dengan berakhirnya kegiatan ini, Gerakan Rakyat berharap para alumni Kelas Kader mampu menjadi motor penggerak yang adaptif dan solutif di tengah masyarakat.

Disamping itu pihak panitia juga menegaskan bahwa ini barulah langkah awal. Ke depan, rangkaian Kelas Kader tingkat lanjutan akan terus digelar secara berkala demi menjaga konsistensi dan keberlanjutan regenerasi gerakan. – (ratman/pp)