Home Edukasi KNKI VI ASKOPIS dan AICIMIDS 2026 Perkuat Kolaborasi Akademisi

KNKI VI ASKOPIS dan AICIMIDS 2026 Perkuat Kolaborasi Akademisi

Gun Gun Heryanto: Karya yang dipresentasikan diarahkan masuk jurnal terindeks Scopus

181
0
SHARE
 KNKI VI ASKOPIS dan AICIMIDS 2026 Perkuat Kolaborasi Akademisi

Keterangan Gambar : Dekan FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. (foto aboe)

 

JAKARTA, parahyangan-post.com- — Konferensi Nasional Komunikasi Islam (KNKI) VI Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) yang digelar bersamaan dengan Annual International Conference on Islam, Media, and Digital Societies (AICIMIDS) 2026 menjadi ruang pertemuan akademisi, praktisi media, dan pembuat kebijakan untuk membahas masa depan institusi media di tengah perkembangan masyarakat digital.

Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Agustus 2026 di Hotel Millennium Sirih, Jakarta Pusat, mengangkat tema “Media, the Contemporary Muslim World, and Digital Network Society: Authority, Identity, and Social Transformation.”

Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si., yang menjadi salah seorang pembicara kunci menegaskan bahwa konferensi merupakan ikhtiar untuk mempertemukan berbagai elemen yang memiliki perhatian terhadap perkembangan media dan demokrasi.

“Merupakan suatu ikhtiar mencari titik temu antara para akademisi, praktisi, dan policy makers untuk membincang hal penting dalam konteks demokrasi dan institusi media,” ujar Gun Gun, kepada parahyangan-post.com, di hari kedua kegiatan.

Gun Gun menilai konferensi tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan gagasan-gagasan intelektual dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Gagasan tersebut kemudian didiskusikan melalui sejumlah sesi ilmiah dalam rangka memperkaya perspektif mengenai komunikasi, media, masyarakat Muslim kontemporer, dan transformasi digital.

“Konferensi ini mempertemukan banyak gagasan intelektual dari berbagai kampus PTKIN, PTKIS yang kemudian difasilitasi lewat diskusi plenary session, kemudian juga ada final session,” katanya.

Ia menambahkan, hasil pemikiran dan penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi tidak berhenti pada forum diskusi. Karya-karya tersebut akan diarahkan untuk diterbitkan dalam bentuk proceeding, sementara sebagian tulisan terpilih berpeluang dikembangkan dan dipublikasikan pada jurnal ilmiah bereputasi.

“Karya-karya yang sudah dipresentasikan akan diarahkan untuk bisa masuk ke jurnal terindeks atau jurnal bereputasi internasional seperti Scopus dan juga jurnal-jurnal yang terakreditasi, misalnya Sinta 1, 2 maupun 3,” ujar Gun Gun.

KNKI VI ASKOPIS dan AICIMIDS 2026 diselenggarakan oleh FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan ASKOPIS. Selain konferensi internasional dan panel ilmiah, kegiatan tersebut juga diisi lokakarya penguatan kelembagaan dan standardisasi mutu perguruan tinggi, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antarprogram studi, serta temu pengelola Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam se-Indonesia.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di antaranya Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kebijakan Publik, Media/Humas, dan Pengembangan SDM Dr. Drs. H. Ismail Cawidu, M.Si., Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D.,

Forum internasional tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. Andi M. Faisal Bakti, Guru Besar Ilmu Komunikasi Indonesia, Dr. Burak Güne?, Communications Counselor Kedutaan Besar Turki di Indonesia, Denis Bolotsky, Senior Media Executive Russia Today (RT), dan Prof. Dr. Ahmad Sunawari Long, Guru Besar Filsafat dan Pemikiran Islam dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Kegitan dihadiri  130 dosen bidang ilmu komunikasi dan penyiaran dari berbagai kampus di Indonesia.***(pp/aboe)

Video Terkait: