Home Polkam Wamenag Romo Syafii Siap Hadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah

Wamenag Romo Syafii Siap Hadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah

Apresiasi kiprah organisasi dalam dunia Pendidikan

48
0
SHARE
Wamenag Romo Syafii Siap Hadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah

Keterangan Gambar : Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafi'i ( foto dok)

JAKARTA, parahyangan-post.com—Wakil Menteri Agama Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum., akan menghadiri sekaligus  memberikan pencerahan pada Muktamar ke XXIII Al  Washliyah.

Kepastian tersebut disampaikan usai menerima kunjungan panitia Muktamar yang dipimpin langsung ketua Umum PB Al Washliyah  DR. KH. Masyhuril Khamis SH., MM di kantornya, Jl.Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu 24 Juni 2026.

”Saya mengapresiasi Muktamar ke XXIII Alwashliyah. Insya Allah saya akan hadir,” ujar Wamenag Romo H.R. Muhammad Syafi’i kepada delegasi muktamar.

Dalam kesempatan itu Romo Safi’i  -demikian Beliau akrab disapa- menyampaikan penghargaan  atas kiprah organisasi Islam besar yang lahir di Medan, Sumatera Utara, tahun 1930 ini. Menurutnya Alwashliyah telah berkontribusi signifikan  dalam mencerdaskan anak-anak bangsa  melalui lembaga pendidikan yang sangat banyak, yang dimilkinya.

Romo Syafi’i juga menyampaikan perkembangan dan kebijakan terbaru bidang  pendidikan di Kementerian Agama.

Presiden Prabowo, lanjut Romo Syafi’i,  telah menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pembentukan Ditjen Pesantren menjadi tonggak penting dalam memperkuat tiga fungsi utama pada pesantren yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

”Dengan langkah ini, negara semakin hadir untuk melayani, mendampingi, dan memberdayakan pesantren di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke XXIIIAl Washliyah Prof.Dr.H. Deding Ishak, SH,MM merasa senang atas kesediaan Wakil Menteri Agama  menghadiri  gelaran akbar  lima tahunan mereka.

”Alhmadulillah, kami sangat senang atas kesediaan Beliau mengisi Muktamar ke XXIII Al Washliyah yang akan kami gelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 7-10 Juli, 2026 ini,” ujar Prof. Deding kepada media usai pertemuan.

Prof. Deding juga mengapresiasi terbentuknya Ditjen Pesantren di lingkungan Kemenag dan siap mendukung program-programnya.

”Ini adalah perkembangan yang cukup baik bagi dunia pendidikan, karena Al Washliyah memiliki ratusan lembaga pendidikan, tersebar di hampir seluruh wilayah Nusantara,” tambah Prof. Deding.

Dengan kesediaan Wamenag menghadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah, maka hingga kini (24 Juni 2026-red) telah tercatat tiga Menteri Kabinet Merah Putih yang memastikan kesertaannya. Sebelumnya Panitia Muktamar sudah beraudiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Menag Nasaruddin Umar. Kedua Menteri itu sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Sementara menteri-menteri lain yang dijadwalkan mengisi agenda muktamar sedang menunggu konfirmasi.

Selain Ketua Umum dan Ketua OC, ikut dalam rombongan panitia muktamar, antara lain, Ketua PB Bidang Ekonomi/Sekretaris Panitia Nasional Muktamar XXIII Al Washliyah, Charles Purnama Siregar, SS, M.Si, Bendahara Umum Drs.H.Rizal Naibaho, dan Wk. Ketua OC. Drs. M Zaid MM

Informasi terbaru dari Sekretariat Panitia  Muktamar, peserta yang sudah melakukan registrasi untuk menyatakan kehadirannya  sebanyak lebih kurang 650 orang, berasal dari 38 propinsi (wilayah) di seluruh Indonesia. Selain itu perwaklian luar Negeri, juga akan ikut meramaikan, sepertidari  Inggris, Amerika dan Seluruh negara Asean. Bahkan tim kesenian dari Malaysia akan hadir menyemarakkan Muktamar.

Muktamar ke XXIII Alwashliyah direncakan akan dihadiri 1400 kader. Peserta yang berhalangan hadir bisa mengikuti via zoom (hibrid). Selain Muktamar Alwashliyah juga akan digelar Muktamar Muslimat Alwashliyah yang waktu dan tempatnya bersamaan.***(pp/aboe)