Home Disaster Sosialisasi Protokol Koordinasi Sub Klaster LDR:

Sosialisasi Protokol Koordinasi Sub Klaster LDR:

Langkah Nyata Menuju Respons Kemanusiaan yang Inklusif di Indonesia

119
0
SHARE
Sosialisasi Protokol Koordinasi Sub Klaster LDR:

Keterangan Gambar : Program SEHATI (Strengthening Inclusion in Humanitarian Action Through Cluster Mechanism / Penguatan Inklusi dalam Aksi Kemanusiaan melalui Mekanisme Klaster) menyelenggarakan Sosialisasi Protokol Koordinasi Sub Klaster Lansia, Disabilitas, dan Risiko Lainnya (LDR) pada 18 Juni 2026 di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta Selatan. (sumber foto : ist/pp)

JAKARTA - Parahyangan Post— Program SEHATI (Strengthening Inclusion in Humanitarian Action Through Cluster Mechanism / Penguatan Inklusi dalam Aksi Kemanusiaan melalui Mekanisme Klaster) menyelenggarakan Sosialisasi Protokol Koordinasi Sub Klaster Lansia, Disabilitas, dan Risiko Lainnya (LDR) pada 18 Juni 2026 di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat koordinasi dan inklusi terkhusus bagi kelompok berisiko dalam respons kemanusiaan di Indonesia. Pertemuan ini diselenggarakan secara hybrid, menggabungkan peserta yang hadir langsung maupun daring. 


Tujuan Kegiatan 

Pertemuan dua hari ini memiliki empat tujuan utama: 
[] Memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar anggota Sub Klaster LDR dalam mendukung aksi kemanusiaan yang inklusif. 
[] Meningkatkan pemahaman dan membangun komitmen bersama antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, organisasi penyandang disabilitas (OPDis), dan kelompok berisiko terkait protokol inklusi dalam penanggulangan bencana. 
[] Membahas dan menyepakati Rencana Kerja Tahunan Sub Klaster LDR sebagai acuan pelaksanaan koordinasi dan respons kemanusiaan yang inklusif. 
[] Memperkuat peran dan keterlibatan OPDis dalam mekanisme koordinasi Sub Klaster LDR. 


Rangkaian Agenda 

Kegiatan ini berfokus pada dua agenda utama, yaitu sosialisasi Protokol Koordinasi Sub Klaster LDR dan penyusunan rencana kerja Sub Klaster LDR. Sosialisasi protokol disampaikan oleh perwakilan dari PPDI dan HWDI. 

Peserta 

Sosialisasi Protokol Koordinasi Sub Klaster LDR ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, meliputi perwakilan pemerintah yakni Kementerian Sosial selaku koordinator Klaster Perlindungan dan Pengungsian serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lembaga kemanusiaan, serta organisasi penyandang disabilitas, yaitu Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Perkumpulan Jiwa Sehat (PJS), Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni). 

Hasil dari Sosialisasi Protokol Koordinasi 

Sosialisasi protokol koordinasi ini menghasilkan rencana kerja yang dapat disinergikan dengan isu inklusivitas dan penanggulangan bencana dari masing-masing lembaga peserta yang hadir. Para peserta berkomitmen untuk menyusun rencana kegiatan Sub Klaster LDR untuk satu tahun kedepan, yang mencakup tiga hal utama: pertama, sosialisasi Protokol Koordinasi Sub Klaster LDR yang telah difinalkan guna memperluas penyebaran informasi protokol kepada seluruh kalangan dan lembaga; kedua, peningkatan kapasitas terkait isu inklusivitas dan penanggulangan bencana seperti melalui sharing session bersama; serta ketiga, pelaksanaan koordinasi rutin dalam Sub Klaster LDR secara berkelanjutan. - (rd/pp)