Indonesia termasuk negara yang sering di landa bencana. Bencana gunung api meletus, bencana tanah longsor, banjir, dan tsunami. Semua bencana yang terjadi, selalu menelan korban jiwa. Bencana longsor, banjir yang terjadi belum lama ini dipenghujung November 2025 di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, telah menelan korban lebih dari seribu orang meninggal dunia.
BNPB ( Badan Nasional Penanggulangan Bencana ) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat bertambah menjadi 1053 jiwa per Selasa -16 Desember 2025.(Sumber: detikNews).
Bencana dahsyat yang terjadi di Aceh baru-baru ini, apakah karena ulah manusia tidak lagi bersahabat dengan hutan alam disekitarnya?
Apakah Pelajaran Mitigasi Bencana dan waspada terhadap bencana alam sudah masuk kurikulum pelajaran yang wajib dipelajari siswa di tingkat TK,SD,SMP,SMA?
Kerusakan Alam karena Ulah Manusia.
ALLAH SWT ( Tuhan Yang Maha Pencipta ) berfirman dalam Al Quran: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari ( akibat ) perbuatan mereka, agar mereka kembali ( ke jalan yang benar ). ( Surat Ar Ruum-ayat: 41 )
Kerusakan ekosistem hutan di hulu Daerah Aliran Sungai ( DAS ), telah menghilangkan daya dukung dan daya tampung ekosistem hulu untuk meredam curah hujan tinggi.
Padahal hutan di wilayah hulu DAS berperan vital sebagai penyangga hidrologis. Vegetasi hutan yang rimbun ibarat spon raksasa yang menyerap air hujan ke dalam tanah dan menahannya agar tidak langsung terbuang ke sungai.
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh di penghujung November 2025 meninggalkan jejak kehancuran luar biasa, sungai-sungai meluap, lereng perbukitan runtuh.
( Sumber: UGM-ID )***






LEAVE A REPLY