Home Edukasi Mahasiswa KKNT FAIPG Unida Gandeng SMK Nuansa Bogor Edukasi Siswa Lewat Seminar Literasi Digital

Mahasiswa KKNT FAIPG Unida Gandeng SMK Nuansa Bogor Edukasi Siswa Lewat Seminar Literasi Digital

12
0
SHARE
Mahasiswa KKNT FAIPG Unida Gandeng SMK Nuansa Bogor Edukasi Siswa Lewat Seminar Literasi Digital

Keterangan Gambar : Seminar Pendidikan Literasi Digital bertajuk "Memahami Konsep Teknologi Digital dan Kebermanfaatannya dalam Pendidikan", pada Kamis, 06 Agustus 2026, di SMK Nuansa Bogor, Kawasan Cigombong, Bogor.  (sumber foto : ratman/pp)

CIGOMBONG, BOGORParahyangan Post — Dalam upaya menyiapkan generasi muda yang bijak dan adaptif terhadap pengetahuan dan perkembangan Literasi Digital, Mahasiswa Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), Kelompok 11, menggandeng SMK Nuansa Bogor menyelenggarakan Seminar Pendidikan Literasi Digital bertajuk "Memahami Konsep Teknologi Digital dan Kebermanfaatannya dalam Pendidikan", pada Kamis, 06 Agustus 2026, di SMK Nuansa Bogor, Kawasan Cigombong, Bogor. 

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah yang berfungsi sebagai aula ini ditujukan khusus bagi para siswa kelas 10 sebagai langkah awal membekali mereka dengan pemahaman digital yang sehat dan produktif di lingkungan sekolah. 

Adapun narasumber utama dalam kegiatan seminar pendidikan : Literasi Digital tersebut, Dr. Juwito Faisal, M.Pd., selaku Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FIPG) Universitas Djuanda, Bogor sekaligus sebagai Dosen Pembibing Lapangan (DPL). 


Acara dibuka secara resmi dengan menghadirkan Kepala Desa Cigombong, Hendrawan, S.IP. , sementara dari pihak sekolah hadir, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Beni Setiawan, SH, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Supandri, S.Sos, para guru, staf dan pengurus Osis. Sementara dari pihak mahasiswa, Ketua Kelompok 1 (KKNT) FPAIG, Univ.Djuanda, Muhamad Yusuf Iskandar, beserta tim mahasiswa lainnya. 

Kepala Desa Cigombong, Hendrawan, S.IP mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif para mahasiswa Kelompok 11 yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di-wilayah Kelurahan Cigombong, menggandeng SMK Nuansa Bogor dengan mengadakan Seminar Pendidikan tentang Literasi Digital ini. 

“Pentingnya penguasaan literasi digital sejak dini agar para siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menunjang proses pembelajaran dan pengembangan diri,  disamping itu agar para siswa menggunakan perangkat digital dan media sosial secara bijak untuk hal-hal yang produktif,  ”ungkap Hendarwan. 

Senada dengan Kepala Desa, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Beni Setiawan, SH dalam sambutanya menyampaikan point penting yang berfokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan dan etika siswa di dunia digital. Beliau juga menekankan pentingnya pemahaman etika berselancar di dunia maya dan bahaya pelanggaran hukum digital, hal inil harus diketahui dan dipahami oleh para siswa. 


Sementara itu, Ketua Kelompok (KKNT 11), Muhamad Yusuf Iskandar, menyampikan bahwa penyelenggaraan seminar literasi digital ini merupakan bagian dari program kerja nyata mahasiswa Universitas Djuanda Fakultas Pendidian Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG), untuk memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat sekolah dan lingkungan sekitar Cigombong. 

Dalam kesempatan tersebut Ketua Klompok 11 KKNT, juga mengajak para siswa untuk bijak dan kritis dalam menyaring informasi di internet, menghindari dampak negatif media sosial, serta menjadikan teknologi sebagai alat untuk menciptakan karya atau inovasi yang bermanfaat. 

“Ucapan terima kasih atas kolaborasi dan sambutan hangat dari pihak SMK Nuansa Bogor, Pemerintah Desa Cigombong, dan narasumber semua pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan edukasi ini,”ungkap Yusuf Iskandar. 


Pemaparan Materi: “Memahami Konsep Teknologi Digital dan Kebermanfaatnya dalam Pendidikan”. 

Narasumber utama dalam kegiatan tersebut, Dr. Juwito Faisal, M.Pd., yang juga sebagai Dosen Pembibing Lapangan (DPL), untuk kegiatan KKNT FAIPG Universitas Djuanda, Bogor, dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi “Memahami Konsep Teknologi Digital dan Kebermanfaatnya dalam Pendidikan”. 

Lebih lanjut Dr. J. Faisal juga menyampaikan perlunya memahami teknologi digital hari ini, untuk pendidikan yang lebih bermakna dimasa depan. Pentingnya transformasi pola pikir peserta didik dan pendidik dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi modern. 

“Literasi digital bukan sekedar kemampuan menggunakan perangkat lunak atau media sosial, melainkan kecakapan dalam berpikir kritis, menyaring informasi, serta menerapkan etika dan prinsip jurnalisme digital yang bertanggung jawab,”jelas Dr. J. Faisal. 

Dr. J. Faisal juga mendorong para siswa dan guru untuk mentranformasi teknologi digital dari sarana konsumsi hiburan menjadi media edukatif, mencakup pemanfaatan platform digital untuk akses sumber belajar mandiri, kolaborasi berbasis teknologi, hingga pengenalan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intellegence/AI) secara produtif, sehinga disinilah perlunya pemanfaatan teknologi untuk akselerasi pembelajaran.

Menurutnya, teknologi digital bukan sekadar alat untuk mencari hiburan atau media sosial, melainkan sarana belajar tanpa batas. Jika dimanfaatkan dengan benar, akses informasi yang cepat dapat membuka peluang akademik dan keterampilan baru bagi para siswa. Sebagai akademisi, Dr. Juwito Faisal menekankan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan penguatan nilai-nilai moral, etika, dan karakter. Teknologi harus diposisikan sebagai alat bantu memperluas wawasan dan meningkatkan mutu pendidikan, bukan menggantikan nilai-nilai kemanusiaan dan integritas. 

Ratusan siswa yang megikuti kegiatan seminar bertajuk literasi digital tersebut tampak antusias, dalam sesi tanya jawab dipenuhi dengan beragam pertanyaan dan diskusi interaktif antara para siswa dan narasumber seputar penggunaan platform digital untuk media pembelajaran. 


Melalui seminar ini, SMK Nuansa Bogor berharap para siswa dapat menerapkannya dalam kegiatan belajar sehari-hari, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang berbasis teknologi modern, aman, dan berintegritas. – (rahman/pp)