Home Ekbis Al Washliyah - Kemenkop Teken MoU

Al Washliyah - Kemenkop Teken MoU

Melakukan pelatihan usaha koperasi bagi kader

682
0
SHARE
Al Washliyah - Kemenkop Teken MoU

JAKARTA, parahyangan-post.com-– Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah (PB Al Washliyah) menjalin kerjasama dengan Kementerian Koperasi. Naskah kesepahaman (MoU) ditandatangani langsung Menkop  Ferry Juliantono dan Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr.KH.Masyhuril Khamis, SH,MM, di Jakarta, Jumat 13/3/ 2026.

Menkop Ferry menekankan pentingnya menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha-usaha koperasi tidak terkecuali melalui koperasi di bawah naungan organisasi kemasyarakatan.

Ia menekankan,  Kemenkop sesuai arahan dan visi misi Presiden Prabowo Subianto,  terbuka untuk menjalin koordinasi, kerjasama, dan kolaborasi partisipatif dengan berbagai pihak.

Sementara itu Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr.KH.Masyhuril Khamis, SH,MM mengatakan  penandatanganan MoU merupakan langkah organisasi dalam merajut visi ke depan dalam usaha perekonomian. Al Washliyah yang memiliki jejaring melalui lembaga-lembaga pendidikan telah membangun dan menggerakkan perekonomian melalui koperasi-koperasi, BMT, dan BPRS serta unit lainnya.

Menurut Masyhuril, dengan adanya penandatanganan Kerjasama tersebut, maka program Koperasi Al Washliyah yang ada selama ini, akan kembali dibangkitkan dengan memadukan program Koperasi Al Washliyah dengan pemerintah. Al Washliyah mempunyai potensi koperasi di setiap tingkatan, sekolah, pondok pesantren dan perguruan tinggi.

“Koperasi kami selama ini, kami katakan antara ada dan tiada, maka dengan pertemuan hari ini, maka potensi koperasi itu akan kembali kami hidupkan,” ujar Masyhuril.

Dalam pertemuan itu, Menkop bersama dengan Wamenkop mengarahkan, mendorong dan mendukung PB Al Washliyah untuk melakukan pelatihan usaha koperasi bagi kader-kader dan mengembangkan unit-unit usaha ekonomi lainnya melalui koperasi (Koperasi At Tijarah Al Washliyah).***(pp/sir/siper)

--------------

Al Washliyah  (Al Jam’iyatul Washliyah) adalah Ormas Islam terbesar yang lahir di Medan, Sumatera Utara, 30 November 1930/9 Rajab 1349 H. Keanggotaannya berskala nasional, meliputi 35 provinsi dan lebih dari 250  kabupaten/kota di Indonesia, serta 8 pengurus luar negeri. Tahun ini Al Washliyah akan menyelenggarakan Muktamar ke-23 di Jakarta.