
Keterangan Gambar : Tim bola voli SMK Nurul Azhar Kabupaten Bekasi kembali menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan olahraga pelajar di Jawa Barat (sumber foto : rissa churia/pp)
GARUT II Parahyangan Post — Tim bola voli SMK Nurul Azhar Kabupaten Bekasi kembali menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan olahraga pelajar di Jawa Barat. Sekolah tersebut sukses menjuarai Volley Ball Tournament FKKSMKS Jawa Barat Cup 4 Tahun 2025 yang berlangsung di SOR Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, pada 22–24 November 2025.
Turnamen tahunan ini menjadi agenda resmi Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta (FKKSMKS) Jawa Barat dan diikuti oleh perwakilan SMK swasta dari berbagai kabupaten/kota. Pelaksanaan tahun ini didasari SK FKKSMKS Jawa Barat Nomor 096.a/SK/FKKSMKS-JABAR/X/2025, yang menetapkan panitia hingga ketentuan teknis pertandingan.
Perjalanan Panjang Menuju Gelar Juara
SMK Nurul Azhar tampil konsisten sejak awal. Mereka memulai fase penyisihan dengan kemenangan yang stabil, memadukan pola serangan cepat, pertahanan kokoh, dan koordinasi antarpemain yang terukur. Barisan pemain seperti Arif Faturrahman, Andaffi Sauqi Raihan, Bagas Adilla Adzha Pramanik, Muhammad Naufal Faturrahman, serta Rama Dani Septiawan menjadi tulang punggung tim Kabupaten Bekasi.
Dalam proses pembinaan, tim Kabupaten Bekasi juga mendapat dukungan strategi dan teknis dari Widodo, ST, yang tidak hanya menjabat sebagai Ketua FKKSMKS Kabupaten Bekasi, tetapi juga berperan sebagai pelatih Kabupaten Bekasi untuk kontingen FKKSMKS. Kehadirannya di lapangan memainkan peran penting dalam memperkuat mental dan kedisiplinan pemain.
Pelatih tim sekolah, Denih Rahmansyah, menambahkan bahwa latihan jangka panjang yang terstruktur—mulai dari penguatan fisik, teknik dasar, hingga simulasi pertandingan—menjadi pondasi performa tim.
“Kami membangun ritme latihan yang disiplin. Anak-anak hadir bukan hanya sebagai pemain, tetapi sebagai utusan resmi Kabupaten Bekasi,” jelasnya.
Pada babak final, tim Nurul Azhar tampil stabil dalam tekanan. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dan menutup laga dengan strategi serangan yang efektif serta komunikasi lapangan yang solid.
Dukungan Pengurus dan Sekolah
Kepala SMK Nurul Azhar, Solehudin, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemain, pelatih, serta dukungan penuh dari FKKSMKS Kabupaten Bekasi yang dipimpin Widodo, ST.
“Ini adalah hasil dari kerja sama semua pihak. Olahraga mengajarkan disiplin, karakter, dan kebersamaan. Kami bangga anak-anak bisa menunjukkan itu di arena,” ujarnya.
Peran Widodo, ST bukan hanya sebagai ketua forum, tetapi juga sebagai bagian dari tim teknis Kabupaten Bekasi yang membina para pemain. Sinergi tersebut memberi dampak besar terhadap kesiapan dan mental bertanding siswa.
Turnamen Sebagai Ajang Pembinaan Atlet Pelajar
FKKSMKS Jawa Barat Cup menjadi salah satu barometer perkembangan atlet pelajar di tingkat SMK swasta. Turnamen ini memberikan ruang bagi para siswa untuk menguji kemampuan, sekaligus mendorong sekolah-sekolah memperkuat program ekstrakurikuler mereka.
Pelaksanaan turnamen di Garut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. SOR Ciateul dinilai memadai sebagai lokasi penyelenggaraan. Panitia memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai ketentuan hasil technical meeting pada 15 November 2025.
Membangun Fondasi Prestasi Berkelanjutan
Dengan gelar juara ini, SMK Nurul Azhar berencana meningkatkan pembinaan olahraga di sekolah melalui program latihan berkelanjutan dan peningkatan kualitas fasilitas. Sekolah juga menargetkan partisipasi pada kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.
Solehudin menekankan bahwa prestasi ini bukan akhir, tetapi pijakan untuk langkah berikutnya.
“Kami ingin semakin banyak siswa yang berprestasi, tidak hanya di akademik tetapi juga di bidang olahraga. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk prestasi yang lebih besar,” katanya.
Kemenangan ini menambah portofolio prestasi SMK Nurul Azhar di bidang olahraga, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bekasi sebagai salah satu daerah yang aktif membina atlet pelajar melalui FKKSMKS. - (rissa churia/pp)






LEAVE A REPLY