Home Ekbis Strategi Cerdas Pasutri Baru: Atur Keuangan & Pilih KPR yang Tepat

Strategi Cerdas Pasutri Baru: Atur Keuangan & Pilih KPR yang Tepat

172
0
SHARE
Strategi Cerdas Pasutri Baru: Atur Keuangan & Pilih KPR yang Tepat

Keterangan Gambar : Pinhome diskusikan pada sesi online talk show bersama dengan Safi Dewi, Sharia Financial Advisor, dengan tajuk “New Chapter, New Home: Financial Hacks for Newlyweds”. (sumber foto : ist/pp)

JAKARTA II Parahyangan Post — Memiliki rumah pertama masih menjadi salah satu impian sekaligus prioritas utama bagi pasangan suami istri (pasutri) baru. Namun, untuk mewujudkannya dibutuhkan perencanaan keuangan dan strategi yang matang agar kepemilikan rumah dapat dicapai dan tidak menimbulkan permasalahan finansial di masa depan. Menyadari pentingnya hal tersebut, Pinhome bersama Sharia Financial Advisor, Safi Dewi, menggelar sesi online talk show bertajuk “New Chapter, New Home: Financial Hacks for Newlyweds” yang membahas langkah dan strategi keuangan bagi pasutri dalam mewujudkan rumah pertama. 

Kesiapan finansial pastinya menjadi salah satu faktor penting dalam melakukan perencanaan pembelian rumah pertama. Menurut Safi Dewi, terdapat sejumlah indikator yang menandakan pasutri siap secara finansial untuk mulai merencanakan pembelian rumah. Salah satunya adalah telah menyelesaikan dana darurat minimal untuk kebutuhan enam bulan. “Idealnya, dana darurat diselesaikan terlebih dahulu sebelum menabung kebutuhan lain seperti rumah” jelas Safi. 

Selain dana darurat, pasutri juga disarankan telah memiliki tabungan DP (Down Payment) rumah beserta dana untuk biaya tambahan di luar DP. Kesiapan finansial juga diperkuat dengan adanya rencana cadangan berupa tabungan dengan nominal tertentu, kepemilikan proteksi syariah berbasis prinsip tolong-menolong, serta kemampuan untuk tetap menabung bagi tujuan keuangan lainnya. 

Setelah kesiapan finansial terpenuhi, pasutri dapat melanjutkan ke tahap perencanaan kepemilikan rumah. Safi menjelaskan langkah dasar dalam perencanaan tersebut adalah menyesuaikan pilihan rumah dengan kemampuan finansial secara menyeluruh, termasuk kesiapan DP dan kemampuan membayar cicilan sesuai arus kas bulanan. “Tidak harus ideal, yang terpenting kemampuan cicilan tetap terjangkau dan tidak mengganggu pos finansial lainnya” ujarnya. Safi menekankan tiga faktor utama yang perlu dipertimbangkan pasutri, yaitu harga properti, lokasi, serta kesesuaian nominal cicilan dengan kondisi keuangan. 

Dari sisi pembiayaan, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Syariah menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan. Data Pinhome memperlihatkan adanya kenaikan minat KPR Syariah dengan kenaikan +4% di Semester 1 2025 dibandingkan dengan Semester 2 2024. “Tren ini mencerminkan meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap KPR Syariah yang menawarkan kepastian cicilan, akad yang transparan, serta sistem pembiayaan tanpa bunga, sehingga dinilai lebih memberikan rasa aman dalam perencanaan jangka panjang” ujar Dayu Dara Permata, CEO Founder Pinhome. 

Safi mengingatkan adanya sejumlah hal penting yang wajib diperhatikan pasutri sebelum mengambil KPR Syariah agar tidak salah memilih. Pasutri disarankan untuk memahami secara menyeluruh mekanisme akad sejak awal, mengetahui total harga rumah secara transparan, serta menghitung secara realistis besaran uang muka yang dapat disiapkan dari pos keuangan khusus. Ia juga menekankan pentingnya memilih bank syariah yang amanah dengan program yang jelas.

Sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat memilih mitra pembiayaan yang sesuai, Pinhome menyediakan akses ke berbagai pilihan bank syariah terpercaya. “Untuk memilih bank yang sesuai, Pinhome telah bermitra dengan lebih dari 25 bank syariah dan konvensional, antara lain Bank Muamalat, BSI, CIMB Niaga Syariah, dan mitra perbankan lainnya. Selain itu, Pinhome juga menyediakan fitur simulasi KPR serta layanan bantuan pengajuan KPR secara gratis, sehingga calon pembeli dapat memperoleh rekomendasi yang lebih objektif dan sesuai dengan kemampuan finansial mereka,” tutup Dara. (rd/pp)