Home Edukasi Dosen Universitas Djuanda Laksanakan PKM Internasional di Thailand,

Dosen Universitas Djuanda Laksanakan PKM Internasional di Thailand,

Perkuat Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan AI

281
0
SHARE
Dosen Universitas Djuanda Laksanakan PKM Internasional di Thailand,

Keterangan Gambar : Dosen Universitas Djuanda melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Islamsart School Foundation, Phatthalung-Thailand, pada 20–23 Agustus 2026. (sumber foto : ist/pp)

THAILAND - Parahyangan Post– Dosen Universitas Djuanda melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Islamsart School Foundation, Phatthalung-Thailand, pada 20–23 Agustus 2026. Kegiatan mengusung tema “Strengthening the TPACK Capacity of Islamic School Teachers in Facing the Artificial Intelligence Era through the School Capacity Building Approach.”

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim PKM Internasional Universitas Djuanda yang diketuai Dr. Muhammad Rendi Ramdhani, M.Pd., dengan anggota Dr. Agus Priyatno, MM, Muhammad Kafnun, M.Pd., Rosidah Nur Fitriani, dan Andika Priambudi.

Program tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin memengaruhi dunia pendidikan. Pemanfaatan AI dinilai membuka peluang bagi terciptanya pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Namun, pemanfaatannya membutuhkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan materi pembelajaran melalui kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK).

Melalui pendekatan Community-Based Research (CBR) dan School Capacity Building, kegiatan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan keterampilan individual guru, tetapi juga mendorong terbentuknya komunitas belajar, budaya kolaborasi, serta dukungan kelembagaan sekolah.

Dalam pelaksanaannya, para guru mendapatkan penguatan konsep TPACK di era AI, pelatihan pemanfaatan berbagai perangkat AI, serta praktik integrasi AI dalam pembelajaran. Beberapa perangkat yang diperkenalkan antara lain Canva AI dan Gemini Story Book. Kegiatan juga diisi dengan diskusi dan pendampingan agar guru dapat mengeksplorasi pemanfaatan AI sesuai kebutuhan pembelajaran di sekolah.

Ketua Tim PKM Internasional Universitas Djuanda, Dr. Muhammad Rendi Ramdhani, M.Pd., menegaskan bahwa guru di era AI tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi.

“Guru perlu memahami bagaimana teknologi tersebut diintegrasikan dengan pedagogi dan materi pembelajaran secara tepat. Karena itu, TPACK menjadi penting agar pemanfaatan AI tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu guru dalam perencanaan pembelajaran, pengembangan bahan ajar, asesmen, hingga diferensiasi pembelajaran. Namun, pemanfaatannya tetap perlu memperhatikan aspek pedagogis, etika, konteks peserta didik, dan tujuan pendidikan.

Kepala Sekolah Islamsart School Foundation, Summit Yareem, menyambut baik pelaksanaan PKM Internasional Universitas Djuanda. Menurutnya, perkembangan AI menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Kegiatan penguatan kompetensi guru seperti ini sangat penting untuk membantu guru memahami dan menggunakan teknologi secara tepat dalam proses pendidikan,” ungkapnya.

Dr. Muhammad Rendi Ramdhani menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara Universitas Djuanda dan Islamsart School Foundation, tidak hanya dalam pengembangan kapasitas guru, tetapi juga penelitian, publikasi, dan inovasi pendidikan berbasis teknologi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan dengan mitra internasional,” tambahnya.

Pelaksanaan PKM Internasional ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas TPACK guru serta mendorong terbentuknya komunitas pembelajaran profesional yang mampu berbagi pengalaman, praktik baik, dan inovasi pembelajaran secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut terlaksana atas dukungan pendanaan dari Hibah Penelitian dan Pengabdian Dana Internal Perguruan Tinggi Skema Internasional Tahun 2026 melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Djuanda, berdasarkan SK Rektor Universitas Djuanda Nomor 74/2026 dan Kontrak Hibah PKM Internasional Internal Nomor 844/01/K-X/VII/2026. - (FS/RD/PP)