Home Disaster Perkuat Kapasitas Respons Kemanusiaan yang Inklusif di Indonesia

Perkuat Kapasitas Respons Kemanusiaan yang Inklusif di Indonesia

191
0
SHARE
Perkuat Kapasitas Respons Kemanusiaan yang Inklusif di Indonesia

Keterangan Gambar : Foto bersama seluruh peserta, Pelatihan Dasar Sphere Inklusif yang akan berlangsung di Banda Aceh mulai tanggal 6 hingga 10 April 2026 Kegiatan diikuti oleh 37 orang peserta (15 perempuan, 22 laki-laki), melibatkan 17 penyandang disabilitas dari ragam disabilitas (penglihatan, pendengaran, fisik, mental/intelektual). Pelatihan dasar sphere yg dilaksanakan secara inklusif ini pertama di indonesia (sumber foto : ist/pp)

BANDA ACEH II Parahyangan Post.com- Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) dan YAKKUM Emergency Unit melalui program SEHATI yang didukung oleh CBM Global menyelenggarakan kegiatan Pelatihan SPHERE Inklusif yang dilaksanakan pada tanggal 6–10 April 2026 di Banda Aceh.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas organisasi penyandang disabilitas (OPDis) dan aktor kemanusiaan dalam menerapkan standar minimum SPHERE secara inklusif, sehingga respons bencana dapat menjangkau seluruh kelompok berisiko tanpa ada yang tertinggal.

Indonesia sebagai negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi terus menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa layanan kemanusiaan dapat diakses secara setara oleh semua kelompok, termasuk penyandang disabilitas. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong sistem respons yang lebih inklusif, adaptif, dan berbasis standar.  

Kegiatan ini melibatkan 37 peserta yang terdiri dari 22 laki-laki dan 15 perempuan , dan diantaranya terdapat 17 penyandang disabilitas dengan ragam disabilitas (10 Disabilitas Fisik, 2 Disabilitas Pendengaran, 3 Disabilitas Penglihatan, 2 Disibilitas Mental/Psikososial) dari berbagai daerah di Indonesia, aktor kemanusiaan, serta perwakilan pemerintah dari Kementerian Sosial dan pemerintah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pelatihan ini juga didukung oleh fasilitator berpengalaman di bidang standar kemanusiaan dan inklusi disabilitas.

Sebagai bagian dari inovasi pembelajaran, pelatihan ini dirancang dalam dua tahap, yaitu:

  1. Pelatihan dalam kelas selama lima hari di Banda Aceh, dan
  2. On the Job Training (OJT) yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Melalui pendekatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam melakukan penilaian layanan kemanusiaan berbasis standar SPHERE di lapangan, khususnya pada sektor air bersih dan sanitasi, hunian, kesehatan, pangan, dan perlindungan kelompok berisiko. Indonesia adalah negara pertama yang melakukan adopsi kurikulum pelatihan Standar Sphere yang ditujukan untuk melibatkan peserta dari penyandang disabilitas secara aktif. 

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi multipihak melalui dukungan co-funding ADRRN dan Plan International Indonesia. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sistem respons kemanusiaan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. 


MPBI berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat integrasi inklusi disabilitas dalam kebijakan dan praktik penanggulangan bencana, serta mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, organisasi penyandang disabilitas, dan aktor kemanusiaan.

Tentang MPBI:

Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) adalah suatu organisasi nirlaba sebagai tempat berhimpun orang perorangan, praktisi, ilmuwan dan pemerhati penanganan bencana dari sektor pemerintah, lembaga internasional, LSM nasional, para akademisi dan lainnya. MPBI adalah co-chair dari Indonesian Humanitarian Coordination Platform (IHCP), Aliansi Pembangunan dan Kemanusiaan Indonesia (AP-KI), dan Asian Disaster Reduction and Response Network (ADRRN). MPBI juga merupakan country focal point untuk Sphere, panduan standar kemanusiaan di tingkat global.

Kami berkomitmen untuk tetap mengawal dan mendampingi para pihak untuk penyelenggaraan penanggulangan bencana yang lebih efektif, lebih berkualitas, dan lebih akuntabel. Berbagai standar dan panduan di bidang kemanusiaan dapat diunduh di http://mpbi.info/pustaka/ 

(rd/pp)