Home Seni Budaya Anies Baswedan Hadiri Hajatan Betawi 3 di Kampus As Syafiiyah

Anies Baswedan Hadiri Hajatan Betawi 3 di Kampus As Syafiiyah

Kebudayaan Betawi jadi Simpul Keindonesiaan

523
0
SHARE
Anies Baswedan Hadiri Hajatan Betawi 3 di Kampus As Syafiiyah

Keterangan Gambar : Anies Baswedan (2 dari kanan) didampingi Dailami Firdaus (3 dari kanan) saat menghadiri Hajatan Betawi 3 di Kampus As Syafi

Anies Baswedan Hadiri Hajatan Betawi 3 di Kampus As Syafiiyah

Kebudayaan Betawi jadi Simpul Keindonesiaan

Jakarta, parahyangan-post.com Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan  menghadiri pesta rakyat “Hajatan Betawi 3” di Kampus 2 Universitas As Syafi’iyah, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Sabtu, 27/8.

Kehadiran Gubernur yang murah senyum ini  mengundang antusiasme pengunjung. Banyak yang mengelu-elukan dan minta foto bareng (selfie).

Dalam sambutannya, gubernur yang digadang-gadang menjadi calon presiden ini (Capres) mengatakan kebudayaan Betawi  harus dikembangkan dan dilestarikan.

“Betawi telah menjadi simpul ke-Indonesia-an,” tutur Anies, yang tadi malam (27/8) juga diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi salah seorang Capres dalam Rakernas yang dipimpin langsung ketuanya, Zulkifli Hasan.

Keseimbangan

Acara seremonial pembukaan Hajatan Betawi 3 berlangsung meriah. Yang punya hajat, Prof. Dr. Dailami Firdaus mengatakan acara yang digelarnya merupakan langkah nyatanya untuk melestarikan  budaya Betawi.

“Sebelum acara inti kami sudah menggelar  beberapa kegiatan pendukung, yakni sunatan massal dan obral obrol tentang Jakarta,” tutur putera sulung almarhumah Tutty Alawiyah ini

Sebelum acara pembukaan dimulai, seluruh peserta pun diminta berdoa   untuk almarhumah  Tutty Alawiyah, yang makamnya berada dalam komplek kampus.. Tampak hadir dalam deretan tamu kehormatan,  Ketua BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar, sesepuh Betawi H. Edy Marzuki Nalapraya serta para tokoh Betawi dan  jamaah majelis talim, BKMT.

Lebih jauh Dailami mengatakan, kebudayaan sebagai induk dari keseluruhan dimensi kehidupan manusia, yang ditopang oleh sains, seni, ekologi, sosial, ekonomi, politik, berbasis aqidah, syariah, muamalah dan akhlaq Islami.

“Kebudayaan yang baik  mampu memelihara keseimbangan artistika, estetika, dan etika itu,” tutur  Dailami yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Propinsi DKI Jakarta ini.

Hari ini (hari kedua) Hajatan Betawi 3 akan menggelar lomba mewarnai di ikuti ratusan anak anak. Juga ada kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis dan vaksin 1, 2 dan booster. Sementara siangnya diisi dengan lomba panting, dilanjutkan dengan

Siang lomba pantun, jam 3 akan tampil pelawak-pelawak  nasional dan pertunjukkan lenong Betawi. Dan yang paling seru adalah pembagian doorprize pada saat penutupan. Doorprizenya sangat menggiurkan, diantaranya sepeda lipat, kulkas, sepeda motor dan handphone.  Acara akan ditutup jam 22.00 wib, atau jam 10 malam.*** (aboe/pp/wd)