Home Nusantara DD Jabar & LPM ID Humanity Gelar Pelatihan Bimbingan Rohani Pasien untuk Nakes se-Bandung Raya

DD Jabar & LPM ID Humanity Gelar Pelatihan Bimbingan Rohani Pasien untuk Nakes se-Bandung Raya

142
0
SHARE
DD Jabar & LPM ID Humanity Gelar Pelatihan Bimbingan Rohani Pasien untuk Nakes se-Bandung Raya

Keterangan Gambar : Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) ID Humanity Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Barat menggelar Pelatihan Spiritual Power bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) se-Bandung Raya di Kota Bandung, Kamis (1/10/2026). (sumber foto : ist/pp)

BANDUNG - Parahyangan Post– Merawat pasien tidak hanya soal tindakan medis, tetapi juga dukungan emosional dan spiritual. Berangkat dari kebutuhan itu, Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) ID Humanity Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Barat menggelar Pelatihan Spiritual Power bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) se-Bandung Raya di Kota Bandung, Kamis (1/10/2026).

Pelatihan ini membekali nakes dengan keterampilan dasar pendampingan spiritual pasien sesuai tuntunan Islam. Pendekatan holistik ini diharapkan membuat pelayanan lebih menyeluruh, mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual.

Direktur Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah ID Humanity Dompet Dhuafa, Ahmad Sonhaji, menegaskan pentingnya pendekatan bio-psiko-sosio-spiritual dalam proses pemulihan.

"Tenaga kesehatan memiliki peran kunci dalam pelayanan holistik. Melalui pelatihan ini, kami ingin pendekatan tersebut benar-benar diterapkan dalam aktivitas pelayanan harian di rumah sakit," ungkapnya.

Kepala LPM ID Humanity Dompet Dhuafa, Kamaludin , menambahkan, pelatihan ini bertujuan agar nakes mampu membantu pasien tetap termotivasi beribadah dan semangat menjalani pemulihan meski dalam kondisi sakit.

"Alhamdulillah, kami berharap nakes dapat memberikan pendampingan spiritual, sehingga pasien tetap semangat beribadah dan punya motivasi kuat untuk sembuh," ujarnya.

Selain pelatihan nakes, pada waktu bersamaan LPM juga memberikan dukungan dan hiburan bagi para penyintas jantung sebagai bentuk motivasi dalam masa pemulihan.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar , berharap pelatihan ini menjadi pintu kolaborasi berkelanjutan.

"Kami berharap komunikasi dan kolaborasi dengan para peserta terus berlanjut. Semoga ilmu yang didapat menjadi ilmu bermanfaat di tempat kerja masing-masing dan memenuhi kebutuhan spiritual pasien," kata Yogi.

Materi yang diberikan meliputi Fiqh Maridh (Fikih Orang Sakit), pendampingan sakaratul maut, penguatan kesehatan mental secara holistik, hingga pemulasaran jenazah. Peran ini bukan untuk menggantikan pembimbing rohani rumah sakit, melainkan membantu nakes lebih peka merespons kebutuhan spiritual pasien secara tepat.

Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Kerja P2PTM Dinas Kesehatan Jawa Barat, Aan Sri Andriyanti, mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Pelayanan kepada pasien harus holistik. Tidak hanya fisik, tetapi kebutuhan psikologis, sosial, dan spiritual juga perlu diperhatikan. Terima kasih kepada ID Humanity dan Dompet Dhuafa Jabar yang telah menyelenggarakan kegiatan ini," ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari peserta. Rizki Manulin , tenaga kesehatan sekaligus dosen STIKes Cimahi, mengaku menjadi lebih peka terhadap kebutuhan pasien.

"Melalui pelatihan ini kami tidak hanya memperhatikan kondisi fisik, tapi juga kebutuhan holistik pasien, terutama sisi spiritual, termasuk pemulasaran jenazah dan pendampingan lainnya," terangnya.

Pelatihan Spiritual Power ini menjadi bagian dari ikhtiar Dompet Dhuafa memperkuat kapasitas SDM kesehatan. Dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, pasien diharapkan dapat menjalani masa sakit dengan lebih tenang, serta tetap memiliki ruang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. - (rd/pp)