Home Edukasi UNISSA Brunei Darussalam Sambut Kunjungan UNISMA dan Jalin Pena Indonesia

UNISSA Brunei Darussalam Sambut Kunjungan UNISMA dan Jalin Pena Indonesia

Perkuat Jejaring Global, dalam Konferensi Internasional

69
0
SHARE
UNISSA Brunei Darussalam Sambut Kunjungan UNISMA dan Jalin Pena Indonesia

Keterangan Gambar : Kolase foto: Unisma (Indonesia) dan Unissa (Brunei Darussalam)

BANDAR SERI BEGAWAN, parahyangan-post.com-Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam menerima kunjungan resmi dari Universitas Islam Malang (UNISMA) dan delegasi Jalin Pena Indonesia dalam rangkaian Konferensi Internasional bertajuk "Islamic Higher Education in the Era of Global Transformation", di Bandar Seri Begawan, Brunei, Sabtu 25/4. 

Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral serta memperluas cakupan kolaborasi strategis di bidang pendidikan tinggi.

Sinergi Akademik Berkelanjutan
Rektor UNISSA, Yang Mulia Dato Seri Setia Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal, dalam sambutannya menekankan bahwa hubungan antara UNISSA dan UNISMA memiliki akar sejarah yang kuat. Sejak UNISSA resmi berdiri pada tahun 2007, kedua institusi telah menjalin berbagai bentuk kerja sama. Beliau berharap kunjungan kali ini dapat menjadi katalisator bagi penguatan program akademik yang lebih konkret.

"UNISSA dan UNISMA sudah bekerja sama dalam waktu yang sangat lama. Sebagai institusi yang tumbuh bersama, kami berharap kemitraan ini terus berkembang, khususnya dalam pertukaran keilmuan dan pengembangan sumber daya akademik yang unggul," ujar Dato Seri Setia Dr. Haji Norarfan.

Menuju World Class University
Wakil Rektor UNISMA, Assoc. Prof. Dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., menyampaikan bahwa kolaborasi internasional merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi menjadi World Class University. Beliau menggarisbawahi peran penting institusi pendidikan Islam dalam mendukung perdamaian dunia melalui pendidikan.

"Melalui kerjasama ini, kita melangkah bersama menuju universitas berkelas dunia. Islam saat ini menjadi pusat perhatian dunia, dan kami percaya bahwa pendidikan adalah sarana terbaik bagi Islam untuk mendukung perdamaian global," tegas Dr. Erna.

Implementasi Program Jalin Pena Indonesia
Ketua Jalin Pena Indonesia, Assoc. Prof. Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., M.Pd., memaparkan tiga poin utama yang diharapkan dapat segera diimplementasikan dari pertemuan ini:

Membuka Kerjasama Luas: Memperluas jejaring antar institusi pendidikan di Indonesia dan Brunei.

Visiting Lecturer: Program pertukaran dosen untuk memperkaya perspektif akademik mahasiswa.

Joint Publication: Kolaborasi dalam penelitian dan publikasi karya ilmiah di tingkat internasional.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang L 1.3 UNISSA ini juga diisi dengan konferensi internasional yang menghadirkan berbagai pakar untuk mendiskusikan transformasi pendidikan tinggi Islam di era global. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan IPTEK dan penguatan peradaban Islam di kawasan Asia Tenggara.***(pp/aboe/heppy)