Home Seni Budaya PUISI - De Eka Putrakha

PUISI - De Eka Putrakha

196
0
SHARE
PUISI - De Eka Putrakha

PADA TANGGAL KELAHIRAN

Baru saja aku dijemput 

kemudian aku ditinggalkannya 
seharian penuh pada tanggal kelahiran 
tiada lagi ucapan 
apalagi perayaan 

Aku menghitung langkah usia 
sementara usia menghitung 
setiap langkahku 

Selamat ulang tahun 
namun tahun tak akan 
bisa terulang 

Bandung, 18.05.2026 

AKU SUDAHI

Dari pada luka aku memilih lupa 
tiada luka jika aku melupakan 

Aku sudahi saja dan berhenti mengulangi 
sampai akhirnya aku pergi dan tiada kan mencari 
aku telah benar-benar berdamai dengan hati 
aku sudahi 
jangan dikejar ketika aku berlari 

Maninjau, 01.06.2026 
 

RASA KECEWA

tak sanggup aku ungkapkan 
walau dalam kata-kata 
apalagi bait demi bait 
sebab puisiku terlalu sering 
menanggung air mata 

Bukittinggi, 01.06.2026 

NANTI AKU AKAN KEMBALI PULANG

Hari ini aku baru saja pergi 
meninggalkan kampung halaman 
kupeluk semua kenangan itu 
membawanya pergi jauh 

Simpanlah pertanyaan tentangku 
sebagaimana menyimpan cerita dariku 
aku, takkan menanyakan lagi begini-begitu 
aku, adalah jawaban atas pentanyaan ini-itu 
aku, akan kembali pulang untuk bertemu 
: dengan diriku dulu yang menyimpan rona kelabu

Selat Sunda, 10.06.2026 

TENTANG PENULIS : 

DE EKA PUTRAKHA berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat. Tulisannya termuat dalam beberapa buku antologi bersama serta media cetak dan online (Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura). Profilnya pernah dimuat media negeri jiran yaitu e-Jurnal DoeaJiwa Bil.11/2023. Sajak “Melangkah pada Pijakan Kaki” menjadi Juara Sayembara Nyala - Sastera Hijau 2024— Majalah KayuApi, Singapura. Buku terbarunya kumpulan puisi “Ketika Semua Orang Sengaja Melupakan Setelah Kucari Cara Agar Selalu Mengingat Mereka” (Penerbit Lumpur, Mei 2025). Dapat disapa melalui facebook De Eka Putrakha dan instagram @deekaputrakha.