Home Opini Gencatan Senjata dan Perdamaian Dunia?

Gencatan Senjata dan Perdamaian Dunia?

Kartun Opini Karya Munadi

1,568
0
SHARE
Gencatan Senjata dan Perdamaian Dunia?

Sebentar lagi tahun 2025 akan berakhir. Pesta meriah ledakan kembang api di seluruh dunia, biasanya menghiasi langit hitam menjadi terang pada detik-detik datangnya tahun baru.
Apakah kemeriahan pesta kembang api akan terjadi juga pada perayaan menyambut Tahun Baru 2026?

Pesta menyambut datangnya tahun baru 2026 boleh-boleh saja di rayakan dengan kemeriahan. Namun mengingat kondisi dunia di tahun 2025 masih belum 'baik-baik saja', maka kita perlu bijak dalam menyambut datangnya tahun baru 2026 ini agar lebih kondusif dan mengedepankan suasana tenang dan kedamaian di seluruh dunia. 2025 tahun penuh konflik perang di beberapa negara di dunia. Seruan gencatan senjata dan perdamaian, nampak belum membuahkan hasil. Perjanjian gencatan senjata yang sudah disepakati, seringkali dilanggar. Konflik perang pun terus berlanjut dan menimbulkan korban kesengsaraan, dan penderitaan kemanusiaan. Bagai mana tahun 2026 yang sebentar lagi akan datang?

Konflik perang belum reda. Beberapa negara yang masih dilanda konflik di tahun 2025, antara lain:
• Invasi Rusia ke Ukrania sejak 2022, sampai saat ini perang  masih berlangsung.
• Perang antara Israel melawan Hamas-Palestina, sejak Oktober 2023. Menewaskan lebih dari 46.000 warga Gaza. Gencatan senjata yang sudah disepati, seringkali dilanggar oleh tentara Israel dengan menembaki rakyat sipil Gaza di tempat pengungsian yang sangat memperihatinkan.
• Perang Israel dengan Iran. Ketegangan antar kedua negara ini meningkat menjadi konfrontasi militer, berlangsung pada pertengahan 2025.
• Perang Israel dan berbagai kelompok di Timur Tengah.Israel juga terlibat dalam konflik berkelanjutan melawan Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon, dan Houthi di Yaman. Amerika Serikat juga terlibat dalam konfrontasi melawan Houthi di Yaman.
• Perang Thailand dan Kamboja. Dipicu soal sengketa perbatasan kedua negara, meningkat menjadi konfrontasi bersenjata.
• Konflik bersenjata India dan Pakistan. Perang singkat pecah pada Mei 2025. Akibat konflik perang, India menangguhkan hubungan dagang dengan Paksistan.
• Konflik perbatasan  Pakistan dengan Afghanistan di Asia Selatan - Tengah, menimbulkan perang, korban jiwa, dan pengungsian yang besar.
• Republik Demokratik Kongo, dilanda kekerasan dan konflik bersenjata yang menyebabkan keruntuhan institusi dan pengungsian massal.
• Sudan, negara ini menghadapi perang saudara yang memasuki tahun ketiga atau keempat pada 2025.
• Myanmar, konflik internal yang melanda negara ini, menempatkan Myanmar dalam daftar negara dengan tingkat konflik yang tinggi.
( Dari berbagai sumber dan ringkasan AI )

Harapan kita, semoga tahun 2026 bisa memecahkan telur dan menetaskan perdamaian dunia. Gencatan senjata bisa berlangsung dengan berakhir penghentian perang, dan perdamaian dunia, serta penghormatan yang setinggi-tingginya terhadap kemanusiaan.
              ***