Home Polkam Disepakati, Muktamar XXIII Al Washliyah Berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta

Disepakati, Muktamar XXIII Al Washliyah Berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta

Pada tanggal 07-10 Juli 2026 / 22-25 Muharam 1448 H

55
0
SHARE
Disepakati, Muktamar XXIII Al Washliyah Berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta

Keterangan Gambar : logo Al Washliyah (ist)

Jakarta, parahyangan-post.com-- Setelah melalui serangkaian rapat  intensif, panitia    Muktamar XXIII Al Washjliyah akhirnya memutuskan, kegiatan akan dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta  pada tanggal 07-10 Juli 2026. Bertepatan dengan 22-25 Muharam 1448.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat terbatas yang berlangsung (secara daring)  Jumat malam 01 Mei 2026/14 Zulkaedah 1447 H. Rapat dihadiri, antara lain, Ketua Umum PB Al Washliyah Dr.KH.Masyhuril Khamis,SH,MM, Bendahara Umum Drs.H.Rizal Naibaho, MM, Ketua OC Prof.Dr.H.Deding Ishak, SH,MM, Wakil Ketua OC Kolonel Purn Drs.H.Muhammad Zaid, MM, Sekretaris OC  H.Muhammad Razvi Lubis, M.Pd, Wakil Sekretaris Panitia Nasional, Dr.H.Askif Pasaribu, Wakil Sekretaris SC, Adhery Zulfikri, SH,MH dan Sekretaris OC Syamsir Bastian.

Sekretaris OC Muktamar XXIII Al Washliyah  Syamsir Bastian mengatakan penetapan ini merupakan penyesuaian akhir. 

"Semula direncanakan  pada tanggal 10-12 Juli di Asrama Haji Pondok Gede, namun akibat kendala teknis tempat, maka pelaksanaan dimajukan pada hari kerja yakni tanggal 07-10 Juli 2026," ujar Bastian.

Dengan demikian, peserta sebanyak seribu orang dari 38 wilayah Indonesia, termasuk peserta Muktamar Muslimat Al Washliyah telah tiba di Asrama Haji pada hari Selasa 07 Juli. Esok harinya, Rabu akan dilakukan acara pembukaan (yang direncanakan) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Panitia tengah mempersiapkan tempat acara pembukaan, apakah di JCC Senayan atau di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini akan disesuaikan dengan jadwal Presiden.

Rapat menyepakati kegiatan administrasi kepanitiaan segera disiapkan, termasuk menyiapkan surat edaran ke wilayah, daerah, Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN) dan pimpinan Organ Bagian Al Washliyah, sekaligus merespon banyaknya pertanyaan pengurus wilayah dan daerah.

Nantinya, rangkaian kegiatan Muktamar XXIII Al Washliyah juga ditandai dengan penyelenggaraan Halaqoh Ulama Internasional, yang kemungkinan dilakukan menjelang pembukaan resmi muktamar.*** (pp/aboe/sir)