Home Ekbis TransJakarta Ujicoba Mobil Listrik Merk Higer

TransJakarta Ujicoba Mobil Listrik Merk Higer

Melayani Rute Blok M-Balaikota

1,183
0
SHARE
TransJakarta Ujicoba Mobil Listrik Merk Higer

Keterangan Gambar : Bus Listrik ujicoba PT. TransJakarta, melayani rute Blok M-Balaikota (foto tj)

TransJakarta Ujicoba Mobil Listrik Merk Higer

Melayani Rute Blok M-Balaikota

JAKARTA, parahyangan-post.com- PT Transportasi Jakarta melakukan ujicoba pelepasan 1 (satu) unit bus listrik, merk Higer, di Cawang, Jakarta Timur, Jumat 10/1.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, ujicoba dilakukan sebagai tindaklanjut MoU Transjakarta dengan PT. PT Higer Maju Indonesia (HMI)  yang dilaksanakan pada 1 September 2021 lalu.

 “Alhamdulillah, hari ini kita sudah bisa melakukan ujicoba bus listrik dengan mengangkut pelanggan yang  melayani rute Blok M – Balaikota (EV1). Ujicoba akan dilakukan selama 3 (tiga) bulan ke depan tanpa dikenalan biaya. Untuk saat ini kami tetap melalukan pembatasan pelanggan yakni maksimal diisi oleh 25 orang pelanggan termasuk yang berdiri,” ujar Jhony pada saat di Jakarta.

Jhony menambahkan, proses ujicoba ini dilakukan sebagai salah satu tahapan dalam upaya merealisasikan rencana penggunaan kendaraan bus listrik berbasis baterai yang ramah lingkungan. Dalam hal ini, semua armada konvensional Transjakarta secara bertahap akan beralih menggunakan armada listrik.

“Keseriusan Transjakarta ini dibuktikan dengan berbagai layanan uji coba kendaraan listrik yang dimulai sejak tahun  lalu. Dan hari ini kita menggandeng teman-teman dari PT Higer Maju Indonesia untuk ikut serta menjadi mitra strategis dalam penyediaan, pengadaan dan operasional bus listrik berbasis baterai tersebut,” katanya.

Jhony mengatakan, ujicoba ini diharapkan bisa menjadi langkah kecil untuk lompatan besar sektor transportasi massal di masa depan, sepertiemisi rendah atau bahkan nol. Hal ini tentunya dapat mengurangi polusi, mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM dan akhirnya bisa menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan listrik dan baterai.

“Kita juga berharap ini bisa memperkuat ekosistem kendaraan listrik di negara kita, menginspirasi banyak orang untuk beralih pada kendaraan listrik berbagai jenis dan memotivasi masyarakat untuk semakin mencintai transportasi publik kita,” imbuh Jhony.

Unggul

Bus listrik merk Higer memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bus konvensional, seperti tidak menimbulkan polusi, biaya perawatan yang relatif murah, hingga baterai yang tahan lama. Dengan daya baterai yang bisa diisi ulang maksimum tiga jam, bus listrik Higer mampu melaju hingga sejauh 250 kilometer.

Selain itu, bus ini juga memiliki keungulan lainnya seperti pintu akses naik turun pelanggan yang luas, sehingga pengguna kursi roda bisa dengan bebas memasuki bus dari pintu depan maupun pintu belakang. Tak hanya itu, pengguna kursi roda juga mendapat area yang lebih luas di dalam bus dibandingkan area kursi roda di bus pendahulunya. Jadi bisa dibilang, moda transportasi ini lebih inklusif dan lebih friendly untuk para pelanggan nantinya.

Sebelumnya, Transjakarta juga telah melakukan ujicoba sebanyak 2 (dua) unit bus yang bekerjasama APM PT Bakrie Autopart pada tahun 2020 . Ke depan, Transjakarta terus membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada penyedia bus lainnya untuk bekerjasama dalam upaya menghadirkan bus listrik yang aman dan nyaman.*** (aboe/pp/tj)