Home Profil Sosok Teungku Arifin, Ketua Baraya Care Yang Baru

Sosok Teungku Arifin, Ketua Baraya Care Yang Baru

446
0
SHARE
Sosok Teungku Arifin, Ketua Baraya Care Yang Baru

Keterangan Gambar : Teungku Arifin, Ketua Baraya Care

Regenerasi dalam sebuah lembaga dan organisasi adalah hal yang biasa, begitu juga dalam lembaga kemanusiaan Baraya Care, belum lama ini telah dilaksanakan regenerasi kepengurusan. 

Pada rapat yang dihadiri oleh para pengurus dan anggota, akhirnya sepakat Teungku Arifin sebagai Ketua Baraya Care yang baru menggantikan ketua sebelumnya, Pak Doni. 

Dan pada akhir pekan lalu, tim Parahyangan Post sempat berbincang dengan Teungku Arifin, di Kantor Sekretariat, Baraya Care di bilangan Sukmajaya, Depok Timur. 

Dalam kesempatan tersebut Teungku Arifin menyampaikan, bahwa dirinya terlibat dalam lembaga kemanusiaan Baraya Care, sebenarnya ini hal yang baru. Selama ini diakui Arifin, dirinya lebih banyak berkecimpung dalam dunia usaha. 

“Dalam keseharian, saya menekuni kegiatan usaha, bisnis dan dunia dagang. Kalau untuk urusan bisnis bagi saya sudah terbiasa, namun dalam kegiatan lembaga kemanusiaan ini adalah hal yang baru, dan ini, tantangan bagi saya untuk terus membawa Baraya Care kedepan semakin berkembang,”jelas pria asal Bumi Serambi Mekah ini. 

Lebih lanjut Arifin juga menyampaikan, bahwa dirinya sudah menyiapkan beberapa program kerja untuk Baraya Care kedepan. Paling tidak dalam pandangan Arifin, kita harus memadukan kegiatan usaha dan sosial, serta kemanusiaan, disinilah kita akan menjalankan apa yang di sebut banyak orang dengan social entrepreneur. 

Disamping itu dengan melihat kejadian bencana di negeri kita yang akhir-akhir ini cukup banyak, Baraya Care juga akan menggalang donasi, untuk selanjutnya kita salurkan kepada mereka yang terdampak bencana diberbagai daerah. Alhamdulillah, Baraya Care selama ini telah tergabung dalam jaringan lembaga kemanusiaan Squab PBI yang didalamnya terhimpun kurang lebih seratusan lembaga. 

Sekali lagi kita menyadari dan tidak bisa di pungkiri, bahwa kegiatan sosial dan kemanusiaan ini mau tidak mau harus ditopang dengan kegiatan usaha yang nyata. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pendanaan dari donatur semata, tetapi harus di topang dengan berbagai kegiatan usaha yang bisa mendukung kegiatan Baraya Care dalam bidang sosial dan kemanusiaan. 

Sebagai contoh, kita bisa menjual berbagai produk, dimana sekian persen dari nilai keuntungannya bisa dialokasikan untuk pendanaan kegiatan Baraya Care. Disamping itu, kita juga akan mencoba menjalankan usaha koperasi simpan pinjam berbasis syariah, tanpa bunga, sistem bagi hasil dan infaq seikhlasnya bagi peminjam. 

Serta berbagai program lain yang sedang kami persiapkan, dimana pada intinya kita harus menopang kegiatan sosial dan kemanusiaan yang telah berjalan di lingkungan Baraya Care dengan kegiatan usaha yang nyata. 

“Kolaborasi antara dunia usaha, bisnis dan perdagangan dengan bidang sosial, kemanusiaan harus bisa berjalan seiring – seirama,”pungkas Teungku Arifin. 

(ratman/pp)