Home Disaster Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan

Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan

145
0
SHARE
Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan

JAKARTA [www.parahyangan-post.com] - Badan Nasonal Penanggulangan Bencana (BNPB), bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), U-INSPIRE Indonesia dan dukungan dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Syiah Kuala, Universitas Indonesia (UI), Institute Teknologi Bandung (ITB), Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana, IABI, Masyarakat Pernaskahan Nusantara (MANASSA), CARI, serta Amcolabora Reseach Institute, bermaksud menyelenggarakan kegiatan Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan. 

Seminar Internasional Literasi Sejarah Kebencanaan ini bertujuan untuk memperkuat misi literasi kebencanaan agar menjadi pembelajaran, pengingat, dan penguat masyarakat dengan kualitas literasi yang baik, serta membangun peradaban baru Indonesia yang lebih tangguh menghadapi bencana. 

Melalui seminar bertajuk, “Literasi sejarah Kebencanaan sebagai Warisan Ketangguhan Masa Lalu, Kini dan Nanti,”  ini dilakukan perekatan dan penyusunan kembali berbagai pembelajaran lintas disiplin ilmu, keahlian, dan ketrampilan terkait sejarah kebencanaan. 

Kegiata seminar ini akan digelar pada Rabu – Kamis, 13 – 14 Oktober 2021, dimana tujuan kegiatan seminar ini, adalah untuk melakukan identifikasi dan pengumpulan asset sejarah kejadian kebencanaan pada masa lalu. 

Disamping itu juga untuk memperkuat dan membangun jejaring konsorsium literasi sejarah kebencanaan di Indonesia. Meningkatkan peran serta para peneliti, pelaku dan pemerhati sejarah kebencanaan di Indonesia. 

Juga untuk melakukan diseminasi hasil penelitian, koleksi dan produk dari para peneliti, pelaku dan pemerhati sejarah kebencanaan di Indonesia. Dan melakukan sosialisasi kepada publik, pentingnya literasi sejarah kebencanaan sebagai warisan ketangguhan untuk Idonesia. 

Serta untuk mempromosikan dan meningkatkan kolaborasi dalam pemanfaatan portal literasi sejarah kebencanaan sebagai asset bersama dalam upaya literasi sejarah kebencanaan. 


Selain tema utama, sebagaimana diatas, ada kurang lebih sebelas sub tema dalam seminar ini, yaitu : Sejarah pandemi dan epidemi, sejarah bencana alam, sejarah bencana dan perubahan politik, peran institusi kebencanaan, sejarah manajemen kebencanaan, metodologi penelitian sejaran bencana, prespektif untuk penelitian sejarah bencana, arsip dan manuskrip sebagai sumber sejarah bencana, sejarah bencana dalam karya seni, sejarah bencana dan kearifan lokal, serta komunikasi sains untuk literasi sejarah kebencanaan.

Pengumpulan Abstrak diperpanjang 

Batas akhir pengumpulan abstrak Seminar Literasi Sejarah Kebencanaan, diperpanjang sampai 21 Agustus, 20021. 

Silakan kirim abstrak paper terkait Literasi Sejarah Kebencanaan #SahabatTangguh pada QR Code tertera atau klik :  http://sejarah.dibi.bnpb.go.id/seminar 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan akses portal literasi sejarah kebencanaan sejarah.dibi.bnpb.go.id atau menghubungi alamat surel : https://direktorat.sistempb@bnpb.go.id

Mari kita kumpulkan kembali warisan berharga yang terserak di Tanah Air kita. Salam tangguh!!


(do/pp)