Home Seni Budaya Puisi Karya Dzakwan Ali

Puisi Karya Dzakwan Ali

puisi

336
0
SHARE
Puisi Karya Dzakwan Ali

Karya Karya : Dzakwan Ali 

Pemandangan Baru


Terlihat di ujung jalan air laut berwarna biru 
Aku menyusuri keindahan itu menuju tempatnya 
Sampai menggelengkan kepalaku yang nampak tak seperti aku bayangkan 
sisa-sisa bungkus makanan mengambang menutupi air lautan 

P
ohon mangrove tempat berekreasi 
sekelilingnya miris pemandangan sampah menghiasi menodai 
seperti bau bangkai yang musnah dimakan ulet, menyengak hidungku 
aku mencoba memunguti satu persatu di bibir pantai 
membungkus ke tong sampah 
tapi yang di depan masih saja membuang 
tanpa ada rasa kemanusiaan 
bagi lingkungan sekitar 


Wasiat Kedua orangtua 

Dari zaman nenek moyang hingga sekarang aku hidup bergantung dengan laut 
Siapa bilang aku takut gelombang kuasa 
yang senantiasa datang membawa kabar 
kemudian menyisakan duka 

Tidak menutup mata hati 
jika ada orang simpati pada kami 
aku sendiri biasa saja 
tetap berlayar ke dasar laut 
masih ingat wasiat orangtua 
"Tidak berharap lebih pada yang lain, teguhlah pada prinsip hidup" 

Tanpa harus tenggelam di tengah keadilan 
aku lebih nyaman berada di sekitar bersama pasir dan kapal-kapal menafkahi keluarga 


Terdampar Di Lautan 

Kisah Nabi Musa berguru kepada pemilik samudra ilmu 
Datang menjumpai orang asing
Untuk belajar menjaring ikan-ikan kecil 
"Sudahlah kamu tidak akan sanggup bersama saya, pasti banyak mengeluh dan bertanya" 
Bertanya pada laut. 
Baiklah aku siap mengikuti perjalananmu 
Kalau begitu kamu jangan bertanya apa yang aku lakukan, itu sebagai aturanya. 

Berlayar di tengah lautan, Sang Guru membongkar prahunya dengan tombak 
Nabi Musa merasa panik dan khawatir 
"Apa yang dilakukan Guruku tidak gila?" Hanya berguman dalam hati. 
apa yang di katakanmu aku sudah tau 
melanjutkan sampai ke tepi laut 

Masih dalam lindungan Tuhan 
bajak laut akan mengintai perahu yang bagus dan terlihat banyak perlengkapan makanan 
wahyu dari Tuhan pelajaran bagi Nabi Musa yang haus dengan lautan ilmu 
tanpa mendalami makna air kehidupan 

Cirebon, 31 Mei 2022 

Sekilas Profil Penulis : 
Dzakwan Ali lahir di Indramayu mempunyai hobi membaca dan menulis, pengalaman organisasi Pendiri Teater dan Literasi Kampus, ketua Media dan penggagas komunitas Santri Menulis. 

Aktif di seni dan Budaya daerah. menerbitkan 4 buku solo "Sejuta Rasa Cinta, Berakit-rakit Untuk Bangkit, Sang Pengabdi, Menapaki JejakMU" karya-karyanya terbit di media koran Halaman Gelemaca Cirebon, Legok Media, Website Kebon Jambu, suara krajen, serumpun Bambu dan Negeri Kertas. 

Untuk kontak dengan Dzakwan Ali, bisa dihubungi melalui Nomor Hp 083878764041 

Media Socialnya : Fb-Ig @dzak-onealiedruss

(red/rt/pp)