
Keterangan Gambar : foto kolase aboe
Jakarta, parahyangan-post.com- DKI harus kembali merebut dominasi gelaran akbar Pekan Olah Raga Nasional (PON). Hal tersebut dikatakan Gubernur DKI Pramono Anung saat membuka Rapat Kerja Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta di Balai Agung, Kantor Gubernur, Jl. Merdeka Selatan, Rabu 3 Desember 2025.
Ini ditegaskan Anung karena pada PON 21 Aceh-Medan tahun lalu, DKI dipermalukan Jawa Barat dan hanya meraih posisi kedua. Kegagalan itu, antara lain kekalahan di cabor Dayung yang tidak memenuhi target.
”Menurut saya, persyaratan untuk menjadi juara umum PON itu sangat lengkap. Apalagi, saat ini, atlit-atlit DKI banyak yang dikirim mengikuti Sea Games Bangkok. Itu modal yang cukup besar,” tutur Pramono kepada wartawan.
Untuk itu, lanjut Pramono, pengurus KONI DKI harus mempersiapkan secara baik dari sekarang. Karena semua fasilitas sudah lengkap.
”Kalau fasilitas, menurut saya, kita sudah lengkap. Yang paling penting adalah bagaimana membina atlitnya secara baik. Dan para stakholdernya harus benar-benar serius untuk meningkatkan prestasi,” tambah Pramono.
Pramono mengakui dirinya sangat konsern terhadap perkembangan olah raga di DKI. Dia adalah penggemar olah raga dan mengikuti setiap pertandingan. Maka ia berharap Raker KONI DKI bisa menghasilkan kebijakan-kebijakan yang positif.
”Pilihlah pengurus yang benar-benar ahli dan tokoh-tokoh muda yang energik. Jangan lagi memilih pengurus karena faktor senioritas tapi lamban,” tegasnya.
Sementara itu Ketua KONI DKI Hidayat Humaid mengatakan Raker kali ini untuk merumuskan program kerja tahun 2026. Termasuk untuk memilih ketua umum dan menyusun kepengurusan baru, karena kepengurusan periode ini akan berakhir.
Dalam rapat yang berlangsung di kantor KONI hingga larut malam, diputuskan, penjaringan calon Ketua Umum, dimulai dari sekarang dan akan dimusyawarahkan pada Minggu pertama Februari 2026.
Teknis penjaringan diamanahkan kepada tim kecil yang terdiri dari perwakilan cabor, KONI Provinsi dan badan Fungsional.
Dari KONI Provinsi adalah Aminullah, cabor beladiri diwakili Abdul Aziz Muslim (Ju-Jitsu), cabor konsentrasi Stepanus Tengko (Binaraga -Fitnes), cabor terukur Bachder irianto Sitepu (Selam), Cabor Akurasi Ramdhan Pelana (Pentague), cabor permainan RBJ Bangkit (Tenis Meja) dan dari badan fungsional Andree Fazara (KONI JAKTIM).
Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Floorball Indonesia (AFI) DKI Misbah Fikrianto mengatakan optimistis harapan gubernur itu bisa dicapai. Ia yakin seluruh pengurus akan bekerja optimal untuk mengembalikan pamor DKI sebagai ’penguasa’ PON.
Cabornya sendiri, meski masih baru, telah mempersiapkan diri. Sejumlah kompetisi antar pelajar dan mahasiswa secara rutin dilakukan. Baik di DKI maupun secara naisional
”Pad PON 21 Medan-Aceh Floorball baru eksebisi, dan saya yakin pada PON 22 NTT nanti, bisa menjadi salah satu cabang olah raga yang dipertandinkan. Kalau dipertandingkan, saya optimis DKI akan mendominasi,” ujar Misbah, yang juga Dekan FKIP UIA ini.***(pp/aboe)





LEAVE A REPLY