Home Agama PERIHAL BIBLE SUDAH TIDAK ASLI JUGA ADA DALAM ALQURAN

PERIHAL BIBLE SUDAH TIDAK ASLI JUGA ADA DALAM ALQURAN

Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah

307
0
SHARE
PERIHAL BIBLE SUDAH  TIDAK ASLI  JUGA ADA DALAM ALQURAN

Keterangan Gambar : Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat DR Anton Tabah (foto tony)

Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah:

PERIHAL BIBLE SUDAH  TIDAK ASLI  JUGA ADA DI  AL-QUR'AN DAN  HADIS

Jakarta, parahyangan-post.com. Kasus penangkapan Ustad Yahya Waloni di Perumahan Permata, Klaster Dragon, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhir Agustus lalu masih hangat diperbincangkan. Banyak pihak menyoal kejadian itu. Apalagi sampai saat ini  (2/9) kasusnya belum diproses. Karena penceramah kondang itu masih dirawat di RS Polisi Kramat Jati.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan proses hukum terhadap  Ustad Yahya Waloni akan segera dilakukan jika kondisinya membaik.

Pasal yang disangkakan kepada Yahya Waloni adalah Pasal 28 ayat (2) dan junto Pasal 45a ayat (2), di mana dalam pasal tersebut diatur barang siapa dengan sengaja tidak sah menyebarkan permusuhan, kebencian berdasarkan SARA dan juga disangkakan dengan Pasal 156a KUHPidana tentang penodaan agama.

Polisi Harus Arif

Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)  Pusat  DR Anton Tabah  sangat menyayangkan  penangkapan Ustad  Yahya Waloni tersebut.

Dihubungi redaksi mengenai perkembangan kasus ini,  Anton meminta agar kepolisian arif menanganinya.

“Kebetulan saya didapuk di ormas independen yang mulia dan terhormat. Kami mencermati kasus ini. Tiap langkah yang mau kami tempuh selalu dengan kajian matang dan merujuk kepada kasus dengan cermat,” tuturnya kepada parahyangan-post.com Kamis sore 2/9/21,  

Perihal ceramah Ustad Yahya Waloni  tentang Bible palsu, yang menjadi salah satu alasan kepolisian menangkapnya, menurut Anton tabah, ceramah itu  bukanlah ujaran kebencian.

“Sudah bukan rahasia.  Bahkan  hampir 1500 tahun yang lalu.  Al-Qur'an  telah tegaskan bahwa Bible yang kini beredar hanyalah karya manusia bukan firman Tuhan,” tutur Anton.

Hal tersebut, lanjut Anton, terdapat dalam surat Al Baqoroh ayat  79. Di sana dikatakan.  Celakalah orang-orang (Nasrani) yang menulis kitab dengan pikirannya sendiri namun mereka  bilang ini dari Tuhan.  Lalu mereka jual ke umat untuk keuntungan duniawi.  Celakalah mereka yang mengikutinya.

Selain di dalam al-Quran, lanjut Anton, di dalam hadis Rasulullah juga ada diterangkan. Penjelasan Nabi di Tafsir Ibnu Abas / Bukhari jilid 9 halaman  197  dikatakan:  Hanya Al-Qur'an yang asli murni dari Tuhan. Tidak dicampur karya manusia. Sebagai  ilmu dan infonya asli aktual sepanjang masa. Dijamin kebenaranya. Sedangkan Bible banyak diubah dan diganti sehingga jauh dari substansi aslinya.

“Jika  Al-Quran pun kesaksiannya seperti itu. Tak terbantahkan.  Dan ini dijadikan pedoman dalam UUD dan UU lainnya. Umat yang terkena bahwa Bible palsu,  tak bisa nuntut hukum. Seperti ayat lain bahwa yang percaya Yesus itu Tuhan adalah kafir. Yang percaya Trinitas kafir. Juga tak bisa nuntut hukum karena dirinya dikafir-kafirkan,” terang Anton.

Contoh lain, lanjut Anton,  orang Muslim dalam situasi dan kondisi (sikon) memungkinkan,  kalau ada Pemilu harus milih pemimpin seiman.  Itu bukan rasis. Karena Al-Qur'an pun  menjelaskan begitu.*** (pp/tony)