Home Hukrim Pelanggar Lalulintas di 5 Wilayah Jakarta Timur Sebanyak 1.298 Berkas

Pelanggar Lalulintas di 5 Wilayah Jakarta Timur Sebanyak 1.298 Berkas

205
0
SHARE
Pelanggar Lalulintas di 5 Wilayah Jakarta Timur Sebanyak 1.298 Berkas

Keterangan Gambar : Henryan Leksowibowo SH MH, Koordinator Tilang PN Jaktim (Foto : didi/pp)

JAKARTA - Parahyangan Post - Berkas pelanggar lalulintas di 5 wilayah masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) sebanyak 1.298 berkas. Henryan Leksowibowo SH MH menegaskan terhitung sejak pekan lalu hingga kini berkas diterima dari Polda Metro Jaya berjumlah 424. Koordinator Tilang PN Jaktim merincikan 582 berkas berasal dari Satlantas wilayah Jaktim juga masuk ke PN Jaktim. 

Selain itu, data perkara lalulintas juga masuk dari Korlantas Induk PJR Jagorawi dan PJR Cikampek sebanyak 113 berkas. Kemudian, 179 berkas pelanggar lalulintas dan angkutan jalan/Dinas Perhubungan pun kini berada di pengadilan. 

" Minggu kemarin 1.298 berkas dari 5 wilayah diantaranya Polda, Satwil Jakarta Timur, untuk Korlantas Induk PJR Jagorawi tidak ada. PJR Cikampek, dan Dishub/LLAJ," jelas Henry, Rabu (9/6/2022). 

Ia menambahkan dari total keseluruhan 1.298 berkas pelanggar lalulintas yang masuk ke PN Jaktim mengalami penurunan. Kata Henry, terhitung beberapa bulan lalu jumlah pengemudi yang ditindak petugas tidak mengalami kenaikkan. 

Mekanisme penindakan pelanggar lalulintas yang masuk ke pengadilan menurutnya telah tertuang di Peraturan Mahkamah Agung RI.  Pengiriman berkas tilang seperti SIM atau STNK disampaikan oleh Henry bersumber dari Polantas. Namun, untuk penindakan yang dilakukan oleh Dishub berkas berupa buku KIR dari pengemudi. 

" Jadi, pengiriman dari Kepolisian kita terima alurnya dari Perma, penerimaan (berkas) itu setiap hari Selasa. Bagian tilang membuat penetapan dan ditandatangani oleh Wakil ketua (PN Jaktim) dan dibuat penunjukan panitera pengganti," ungkapnya. 

Lebih lanjut, setelah diputuskan oleh PN Jaktim terkait dengan nominal biaya denda tilang berkas selanjutnya di kirim ke kantor Kejaksaan termasuk barang bukti tersebut. Untuk berkas perkara ini diputuskan oleh Pengadilan setiap hari Jum'at. 

Koordinator Tilang PN Jaktim mengimbau kepada masyarakat untuk mengambil SIM atau STNK di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Hal berbeda dengan tilang elektronik (ETLE), diutarakan olehnya, pelanggar lalulintas akan dikirimkan surat oleh petugas. Langkah untuk menyelesaikannya, pelanggar bisa bertransaksi dan registrasi melalui sistem online. Atau dapat mengunjungi laman etilang.polri.go.id serta situs web : https://tilang.kejaksaan.go.id/  

" Bilamana mana belum melunasi denda ETLE tersebut maka akan terjadi pemblokiran pada saat membayar pajak kendaraan," terang Henry.

(didi/pp)