Home Husada PAFI Kota Jakarta Timur : Peran Penting Ahli Farmasi dalam Sistem Kesehatan

PAFI Kota Jakarta Timur : Peran Penting Ahli Farmasi dalam Sistem Kesehatan

561
0
SHARE
PAFI Kota Jakarta Timur : Peran Penting Ahli Farmasi dalam Sistem Kesehatan

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kota Jakarta Timur (https://pafikotajakartatimur.org)  merupakan salah satu contoh bagaimana sebuah organisasi profesi dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme di bidangnya.

Melalui berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakanya, PAFI Kota Jakarta Timur tidak hanya membantu anggotanya untuk berkembang secara professional, tetapi juga turut berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara umum. 

Meskipun banyak pencapian yang sudah diraihnya, PAFI Kota Jakarta Timur masih menghadapi beberapa kendala dan tantangan yang ada. Salah satu tantangan yang cukup berat adalah perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran penting ahli farmasi dalam sistem kesehatan. 

Selain itu, juga terkait perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat menuntut para ahli farmasi untuk terus beradapatasi dan terus meningkatkan kompetensinya. Namun, dengan semangat kolaborasi dan dedikasi yang ada, PAFI Kota Jakarta Timur optimis dapat mengatasi tantangan tersebut. 


Upaya Peningkatan Kompetensi Tenaga Kefarmasian 

Pelayanan kefarmasian telah berubah dan berkembang dari pelayanan obat (drug oriented) menjadi pelayanan pasien (pasien oriented) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. 

Implikasi dari perubahan orientasi pelayanan tersebut, harus diikuti dengan perubahan mindset dan perilaku pelayanan Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasihan sebagai pemberi pelayanan kefarmasian. 

Upaya peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan perubahan perilaku perlu dilakukan untuk merubah mindset, meningkatkan kompetensi dalam memberikan pelayanan kefarmasian terbaik bagi masyarakat. 

Peningkatan kompetensi tenaga ahli farmasi dapat dilakukan melalui pendidikan berkelanjutan, pelatihan, studi literatur, dan kemitraan dengan institusi pendidikan. 


Berikut upaya untuk penigkatan kompetensi bidang melalui ; Pendidikan Berkelanjutan, dimana peserta akan mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan terbaru di bidang farmasi. Pelatihan, untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan kefarmasian terbaik. Studi Literatur, untuk memperdalam pengetahuan melalui studi literatur. Kemitraan dengan Institusi Pendidikan, berkolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kompetensi. Resertifikasi, untuk memastikan kompetensi tenaga vokasi farmasi sesuai standar profesi. Workshop, untuk meningkatkan kompetensi tenaga teknis kefarmasian dan mendapatkan Sertifikat Kompetensi. 

Adapun manfaat dari peningkatan kompetensi ini akan memberikan pelayanan kefarmasian yang berkualitas, menigkatkan kualitas tenaga vokasi farmasi, memberikan rasa aman bagi masyarakat, menjaga kepercayaam terhadap tenaga farmasi professional dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat. 

Disinilah peran organisai profesi, Perstauan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisai yang berperan besar dalam pengembangan kompetensi tenaga farmasi. 
(rat/pp/dbs)