Home Hukrim Kasus Djoko Tjhandra Segera di Sidangkan ke PN Jaktim

Kasus Djoko Tjhandra Segera di Sidangkan ke PN Jaktim

#kejaksaan

473
0
SHARE
Kasus Djoko Tjhandra Segera di Sidangkan ke PN Jaktim

Keterangan Gambar : Djoko Tjhandra saat jalani proses tahap II di kantor Kejari Jaktim (sumber foto : didi/pp)

JAKARTA (Parahyanganpost.com) -- Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) tengah mempersiapkan sidang perdana Joko Soegiarto Tjhandra alias Djoko Tjhandra. Alex Adam Faisal SH mengatakan, pekan depan Djoko Tjhandra akan dilimpahkan ke PN Jaktim. 

" Saya ingin sampaikan sehubungan perkara besar Djoko Tjhandra yang akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Karena akan diliput beberapa media dan dilihat seluruh Indonesia," ujar Alex selaku Humas PN Jaktim, Jum'at (2/10/2020). 

Ia mengharapkan untuk menjaga ketertiban saat sidang Djoko Tjhandra berjalan. Dalam hal ini, PN Jaktim kini tengah berkoordinasi dan mempersiapkan teknis-teknis untuk menggelar awal persidangan perkara surat perjalanan palsu. 

" Sesuai SOP dan menjaga jangan sampai ada kerumunan bahwa nanti sidang akan kita sterilkan," kata Alex. 

Kepala Bagian Umum PN Jaktim, Suharto SH MH menambahkan sesuai dengan instruksi dari pimpinan teknis peliputan dalam persidangan Djoko Tjhandra akan diatur. 

Berkaitan dengan media yang hendak meliput perkara Djoko Tjhandra dipastikan mengenakan id card khusus dari pengadilan. Pihak pengadilan menghimbau kepada pengunjung untuk senantiasa mentaati tata tertib termasuk protokol kesehatan.  

" Dalam hal ini instruksi dari pimpinan terkait Djoko Tjhandra, cara peliputan mangkanya kita disini koordinasi. 

Sementara untuk penempatan area pewarta mendatang akan diatur oleh bagian umum PN Jaktim. Dari segi pengamanan internal pihak pengadilan telah mendiskusikan kepada tim sekuriti setempat.

Sebelumnya, berkas tahap II telah diterima oleh Dr. Yudi Kristiana SH MH, Kajari Jaktim dengan tersangka Djoko Tjhandra, Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan Anita Dewi Kolopaking. Kemudian, Djoko Tjandra dikenakan dengan dakwaan primer Pasal 263 ayat 1 junto 55 ayat 1 ke 1 junto 64 ayat 1 kemudian subsidernya adalah Pasal 263 ayat 2 junto 64 ayat 1.

Anita Kolopaking didakwa dengan dakwaan primer Pasal 263 ayat 1 junto 55 junto 64 ayat 1 KUHP dan subsidernya 263 ayat 2. Dakwaan kedua Pasal 426 ayat 1 junto 64 ayat 1 KUHP dan dakwaan ketiga adalah Pasal 221. Dan terakhir, Brigjen Prasetijo Utomo didakwa dengan dakwaan pasal primer 263 ayat 1 junto 55 ayat 1 ke 1 junto 64 ayat 1 KUHP subsider Pasal 263 ayat 2 junto 64 ayat 1. Dakwaan kedua adalah Pasal 223 junto 64 ayat 1. 

(didi/red/pp)