Home Edukasi Empat Hal Penting Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Empat Hal Penting Persiapan Kuliah di Luar Negeri

Tip\'s Kuliah di Luar Negeri

105
0
SHARE
Empat Hal Penting Persiapan Kuliah di Luar Negeri

JAKARTA [www.parahyangan-post.com] - Kuliah di Luar Negeri mungkin jadi impian sebagian orang. Pilihan jurusan yang cocok dengan minat, kultur, dan pengalaman tak terlupakan menjadi dorongan untuk memutuskan kuliah di luar negeri. Begitupun dengan Siti Mahdaria, alumni Master of Marketing Communications, University of Melbourne yang kini menjadi Media Relations Executive di Forest Interactive.  

Ria, sapaan akrabnya membagikan pengalamannya selama menempuh S2 di negeri Kangguru itu kepada lebih kurang 700 mahasiswa Binus Univeristy dalam webinar Summer Camp 2021 bertema “Study Abroad with Scholarship”.  Selasa, 24 Agustus lalu. Kegiatan ini terselenggara sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) Forest Interactive dalam dunia pendidikan, khususnya di Indonesia.  

Perempuan yang juga founder start-up Coach Potato ini mengakui dirinya sudah bermimpi dapat sekolah di luar negeri sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Akhirnya dia berhasil mendapatkan beasiswa Australia Awards untuk studi jenjang studi S2 di University of Melbourne.  

“Sebelum memutuskan untuk melanjutkan studi di luar negeri, sebaiknya mengetahui tujuan kalian kuliah ke luar negeri. Apa yang ingin dilakukan dengan ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama kuliah,” papar Ria.  

Lebih lanjut ia menjabarkan tiga tujuan utama saat studi di luar negeri, yaitu memperbanyak pangalaman hidup, memperluas relasi, dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Kuliah di negara asing sangat menantang. Mengetahui apa tujuan kita berada disana akan menguatkan kita dalam melalui semua tantangan.  

Saat belajar di Australia, Ria  aktif mengikuti organisasi mahasiswa dan juga menjadi Ambassador mahasiswa magister Faculty of Arts, University of Melbourne. Berbagai kegiatan ia ikuti dan wujudkan seperti menjadi pembicara Podcast kampus, memberikan sambutan saat upacara penerimaan mahasiswa baru, dan membuat beberapa proyek sosial. Baginya, aktif di kampus merupakan bentuk kontirbusi sebagai mahasiswa dan untuk mahasiswa.  

Perempuan kelahiran Palembang ini kemudian memberikan empat tips bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi keluar negeri:  

  1. Negara
    Ketika memutuskan untuk sekolah di luar negeri, mahasiswa harus menentukan di negara mana yang diminati untuk tinggal. Lokasi ini penting karena calon mahasiswa akan melalui hari-hari di negara tersebut. Yang bisa dilakukan diantaranya mencari tahu iklim negara, situasi politik, dan apakah kota/negara tersebut ramah mahasiswa. Memilih negara atau kota yang ramah mahasiswa akan sangat memfasilitasi kamu dalam meningkatkan kapasitas dan pengalaman sebagai pelajar.  
  2. Universitas
    Memilih universitas yang memiliki reputasi baik dan memiliki spesialisasi di bidang yang ingin dipelajari. Baiknya reputasi dan tersedianya program yang tepat untuk akan bermanfaat untuk memfasilitasi dalam meningkatkan minat dan bakati.  
  3. Silabus
    Meskipun beberapa universitas memiliki jurusan yang sama, namun memiliki silabus dan program khusus yang berbeda tergantung dari keunggulan program studi di universitas tersebut. Oleh karena itu, memahami dan memilih silabus yang tepat sangat krusial. Tidak perlu khawatir karena di era digital saat ini sangat mudah dalam menemukan informasi yang lengkap di website universitas tujuan, khususnya jika universitas yang dituju berada di Australia, Inggris, dan Amerika.  
  4. Biaya
    Menggunakan biaya pribadi atau menggunakan beasiswa merupakan pilihan. Jika dengan biaya sendiri, calon mahasiswa bisa langsung mendaftar di bagian admission kampus tujuan, Namun, jika berniat mendapatkan beasiswa, maka bisa mencari tahu beasiswa dari pemerintah negara tujuan atau pun beasiswa dari univeristas tujuan. Secara umum, ada tiga tahapan dalam proses mendaftar beasiswa, yaitu seleksi berkas, kemampuan Bahasa Inggris, dan wawancara.  

Setelah membuat keputusan berdasarkan keempat poin di atas, dilanjutkan dengan mempersiapkan diri dari sekarang untuk kuliah ke luar negeri, khususnya dalam persiapan meperoleh beasiswa.  

“Tidak mudah dalam proses mendapatkan beasiswa untuk studi di luar negeri, tapi selalu ada kemungkinan. Terus lah berjuang dengan konsisten dan dapatkan bimbingan orang-orang yang tepat,” tutup Ria.  

Ria sempat ditolak oleh dua beasiswa sebelum berhasil mendapatkan dua beasiswa untuk studi lanjut ke Melbourne. Terinspirasi dari pengalaman tersebut, Ria mendirikan sebuah social enterpriseCoach Potato, untuk membimbing generasi muda yang ingin memperoleh kesempatan keluar negeri sebagai pelajar, baik itu melalui konferensi, lomba, pertukaran pelajar, maupun studi lanjut. Start-up yang ia dirikan ini menyediakan mentor yang bisa membimbing dalam proses perjuangan menjadi pelajar mendunia.  

Tentang Forest Interactive 

Forest Interactive adalah perusahaan global penyedia platform telekomunikasi yang berdiri sejak 2006 dan telah beroperasi di 35 negara. Hadir di Indonesia sejak 2010, perusahaan asal Malaysia ini menyediakan solusi inovatif dan menghasilkan pendapatan bagi 90 operator seluler dan terhubung kepada lebih dari 1.4 miliar pelanggan di seluruh dunia. Perusahaan ini juga memungkinkan pengguna seluler makin kaya pengalaman melalui platform yang dapat disesuaikan seperti Mobile Network Operators (MNO), Service Delivery Platforms (SDP), dan e-voucher. Forest Interactive juga menjadi penyelenggara untuk berbagai acara Mobile Esports yang bermitra dengan Moonton, Tencent, dan Garena.

(ratman/rls/pp)