Seni Budaya

Soul Odyssey World Premiere di Festival Film di Indonesia

Administrator | Kamis, 29 September 2016 - 07:58:42 WIB | dibaca: 496 pembaca

JAKARTA (Parahyanganpost.com) - Soul Odyssey - In Search of Eurasia film dokumenter karya sineas asal Jepang, Shinya Watanabe mengadakan World Premiere filmnya di Indonesia. Film ini mendapatkan penghargaan International Award of Excellence dari International Film Festival for Peace, Inspiration and Equality (IFFPIE).

Film ini sendiri merupakan film dokumenter yang berkisah tentang perjalanan sang sutradara, Shinya Watanabe melintasi 13 negara, dari Berlin, Jerman ke kampung halamannya di Shizuoka, Jepang.

Damien Dematra selaku founder dan director festival perdamaian tersebut mengatakan, “Saya sangat bangga Shinya Watanabe sineas asal Jepang ini mau melakukan pemutaran perdana filmnya di Indonesia. Saya harap nama Indonesia dapat makin dikenal di kancah internasional,” ucap pria berambut panjang ini.

World Premiere ini dilakukan di Russian Culture Centre dan dihadiri oleh penyanyi Neng Oshin, S-One Project, Koreografer Ongen, penyanyi Dyana Lingling, Direktur Russian Culture Centre Mr. Vitaly Glinkin dan para penonton dari berbagai kalangan yang antusias menonton film tersebut.

Penyanyi cantik ala Jepang Neng Oshin yang juga merupakan Duta i-Hebat mengatakan, bahwa film karya Shinya Watanabe sangatlah unik, inspiratif dan juga menghibur.

Shinya Watanabe yang juga seorang kurator ini, telah ada di Indonesia sejak 19 September lalu untuk menghadiri Malam Puncak festival ini yang dilaksanakan di Gedung Manggala Wanabakti pada tanggal 19 September lalu. Acara ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Ibu Lily Wahid, Raja dan Ratu dari seluruh Nusantara, Sineas-sineas dari mancanegara, artis-artis ibukota, aktivis dan budayawan.

Festival ini bekerja sama dengan festival berskala internasional lainnya seperti; World Humanitarian Awards, International Tourism Awards, Documentary & Short International Movie Award dan International Film and Competition.

Festival ini didukung oleh Dewan Kreatif Rakyat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Russian Culture Centre, World Film Council, i-Hebat International Volunteers dan Radio Republik Indonesia (RRI).


(ratman/rls/PP)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)