Nusantara

Seminar PKI Dalang dan Palku G 30 S PKI 30 September 1965

Administrator | Selasa, 26 November 2019 - 14:41:01 WIB | dibaca: 131 pembaca

JAKARTA (Parahyangan-Post.com) - Sambutan Agustadi Sasongko Purnomo (Direktur Gerakan Bela Negara) pada sambutan bedah kitab dan Diskusi panel "PKI dalang dan pelaku kudeta Gerakan 30 September 1965 PKI" karya Amirudin Kasdi cs di Lemhanas, Jakarta, 23 November 2019.
 
Mengatakan, gerakan politik bani PKI pada G 30 S PKI sebagai korban kebiadaban pembantaian kaum pancasila / Agama dan ABRI, sehingga menuntut ganti rugi kepada Rejim Jokowi  tiap jiwa harus dibayar 1 milyar terutama di daerah Madiun dan DKI. 
 
Watakejahatan Komunis yang tak bertuhan dan takenal dose selalu fitnah putar balikan fakta sejarah, sehingga generasi milenial tak kenal sejarah bahaya latent PKI pada peristiwa 1948 dan 1965 karna hilang dari silabus sekolah, padahal real peristiwa pembantaian PKI Madiun serta Proklamasi Republik Sofyet yang dipimpin Muso 1948 dan Untung Komandan Tjakrabirawa PKI pada 1 Oktober 1965 menyiarkannya di RRI.

Usia ideologi lebih panjang dari manusia sehingga Ideologi never die seperti PKI yang kini hidup di zaman Jokowi beberapa kali kongres tak dilarang bahkan beberapa seminar pelurusan sejarah PKI menuntut Rekonsiliasi cabut Tap MPRS No : XXV/1965 hal PKI Organisasi terlarang identitas ajaran. 

Hadir antara lain Ryamizar Ryakydu,  Fadli zon, Ustaz Zulfi Syukur, Alfian Tanjung, Sarwan Hamid, Maria,    Yulia Harun, Sayidiman, Asma Koplak, Florens, Adi Mashardi, Salim Said.

(Mahdi/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)