Nusantara

SEMESTA AL QURAN TURUNKAN BEKO DI ATAS TANAH CIPARINGGA

Administrator | Kamis, 28 November 2019 - 13:56:11 WIB | dibaca: 120 pembaca

BOGOR (Parahyangan-Post.com) - Akhirnya dengan perjuangan yang cukup panjang, Yayasan Semesta Al Quran mendatangkan Beko untuk memulai pekerjaan Cut and Fill diatas tanah Dusun Ciparingga Desa Cibadak Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor.

Berbekal surat Keterangan bernomor :  334/30/XI/2019 tertanggal 6 Nopember yang ditanda tangani Kepala Desa Cibadak H.Suhaeri,  beko pun meluncur menuju lokasi pekerjaan.

Hingga sekitar 500meter menuju lokasi, perjalanan terhenti sejenak dengan insiden pencegatan yang dilakukan oleh sekelompok  LSM KPK Nusantara Kecamatan Tanjungsari, namun berkat negoisasi yang persuasif akhirnya salah faham itu dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat. Selanjutnya  dengan pengawalan para pemuda LSM tersebut,  yang membantu membuka jalan dan mengarahkan beko pun sampai di lokasi tujuan dengan mulus.

Pekerjaan Cut and Fill ini diperlukan mengingat struktur tanah di lokasi wakaf  Semesta Al Quran, tidaklah rata, tanah ber gelombang dan berbatu.
Menurut H.Ardianto Wibisono selaku muwwakif ia mengatakan  dengan pekerjaan cut and fill ini diharapkan terbentuk pola yang memudahkan Yayasan menentukan gambar lokasi ideal penempatan satu bangunan berdasarkan peta yg sudah terbentuk.

Sedangkan ustadz Abdan selaku ketua Yayasan berkata, setidaknya Yayasan sudah berbuat melaksanakan amanah yg diberikan berupa tanah dan harta sesuai dengan fungsinya, yaitu mendirikan rumah tahfidz Al Quran di Ciparingga ini yg santrinya tidak akan dipungut biaya sepeser pun jika belajar di Yayasan ini.

Pekerjaan yg dilaksanakan hampir 20 hari ini, di awasi oleh Muhammad Syahrir dengan tekun dan amanah, sehingga nyaris selama itu pula, ia harus rela meninggalkan kegiatan lainnya, dan fokus mengawasi jalannya pekerjaan tersebut sesuai dengan instruksinya..

Banyak suka duka berada di daerah orang lain, meskipun nantinya Yayasan akan membaur dan menyatu dengan warga masyarakat ciparingga, hidup, mati dan mungkin dimakamkan di ciparingga, begitu kata ustadz Abdan mengakhiri ceritanya..

Semoga Aamiiin..


(Imansyah Hakim Al Rasyid/PP)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)