Ekbis

Syukuran dan Launching PT. DAS Indonesia

Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Belut, Sidat dan Cacing Lumbricus

Administrator | Senin, 28 Oktober 2013 - 11:50:11 WIB | dibaca: 23177 pembaca

Syukuran dan Launching Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Belut,Sidat dan Cacing Lumbricus,di Tandai dengan Pemotongan Tumpeng Oleh Komisaris PT.DAS Indonesia,Komjen Pol (Pur) Didi Widayadi, MBA diserahkan Kepada Ruslan Roy (pakar belut) dan Kokom Komalasari (wirausahawati olahan belut dari Sukabumi) (Foto : rat/pp)

DEPOK, Parahyangan – Post.com – Tidak seperti biasanya, Kampung Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, yang biasanya sepi, hari itu tampak ramai, lalau lalang kendaraan motor dan mobil menuju lokasi tepatnya di Komplek Telaga Arwana, Jl.Jambore Rt.005/Rw.06, Kel.Harjamukti, Pondok Rangon, Cibubur.

 

Dari spanduk yang terpampang di-gerbang pintu masuk, nampak jelas tertulis Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Belut, Sidat dan Cacing Lumbricus.

 

Tampak hadir dalam acara Syukuran dan Launching PT.DAS Indonesia, Komjen Pol (Pur) Drs.Didi Widayadi,MBA (selaku komisaris), Drs.Ruslan Roy, MM (pakar belut), Kokom Komalasari (ratu belut) pemilik usaha olahan belut dari Sukabumi, Mantan Dirjen Budidaya Perikanan Kementrian Perikanan dan Kelauatan, Bpk.Syamsudin, Ir. Ahmad Suaheri (pakar Sidat) dari Karawang, tokoh masyarakat, dan tamu undangan yang berasal dari berbagai daerah,seperti Sukabumi, Serang dan Jogja. Selain untuk menhadiri acar Syukuran dan Launching PT.DAS Indonesia, mereka juga ingin mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Belut, Sidat dan Cacing Lumbricus yang dipandu langsung oleh para pakarnya masing-masing.

 

Menurut Komisaris PT.DAS Indonesia, Komjen Pol (Pur) Drs. Didi Widayadi, MBA, ‘PT. DAS Indonesia’ merupakan singkatan dari Dapetin, Arwana, Sibelut Indonesia.

 

“Usaha ini, merupakan kolaborasi antara  PT.Dapetin Global Mandiri dan PT.Arwana Indonesia,”jelas Didid Widayadi. PT.Dapetin, lanjut Didi, merupakan usaha milik Drs.Ruslan Roy, MM yang telah berpengalaman dalam usaha budidaya belut, termasuk dalam bidang pelatihanya, sedangkan PT.Arwana, selama ini dikenal dalam budidaya perikanan unggulan Indonesia ‘Arwana Superred’.

 

Selain belut, lanjut Didi, PT.DAS Indonesia juga akan mengembangkan budiaya produk perikanan unggulan Indonesia, yaitu Sidat. Budidaya Sidat kini menjadi salah satu usaha yang menjanjikan dan beromset tinggi. Permintaan untuk pasar ekspor produk Sidat, jelas pensiunan Polisi ini cukup tinggi, untuk pasar internasional mencapai 300 ribu ton, sedangkan untuk pasar Jepang mencapai 150 ribu ton per tahun. Untuk pasar domestik, untuk Jakarta saja membutuhkan 3 ton per-bulan. Saat ini harga sidat bisa mencapai Rp.300 s/d 600 ribu/kg.

 

Senada dengan Didi Widayadi, Pemilik PT.Dapetin Global Mandiri, Drs. Ruslan Roy, MM, bahwa usaha budidaya Belut dan Sidat, sangat prospektif, terutama untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Usaha budidaya belut dan sidat sangat cocok untuk para pemuda dan mahasiswa, serta para pegawai yang sudah memasuki purna tugas.

 

Lebih lanjut diakatakan Ruslan Roy, selain mengadakan berbagai pelatihan, PT.DAS Indonesia juga siap menampung hasil produk dari mitra binaanya, selain itu juga akan mengembangkan produk olahan hasil  budidaya Belut dan Sidat di PT.DAS Indonesia ini. Namun Ruslan Roy berpesan khususnya bagi para pemula, yang akan memaulai terjun dalam usaha budidaya Belut dan Sidat ini, harus tekun dan sabar, sangat dianjurkan untuk mempersiapkan pakannya terlebih dahulu, yaitu dengan budidaya Cacing Lumbricus. Kalau pakanya tidak dipersiapkan secara matang, nantinya petani Belut dan Sidat akan kewalahan memenuhi kebutuhan pakan untuk Sidat dan Belut tersebut.

 

Dengan menempati areal seluas kurang lebih 11 (sebelas) hektar, berbagai sarana dan prasarana terlihat di areal PT. DAS Indonesia, tidak saja kolam-kolam untuk menampung Belut dan Sidat, tetapi ada juga tempat budidaya Cacing Lumbricus. Selain itu tempat penampungan hasil Belut dan Sidat dari para petani juga tampat disiapkan. Termasuk bok-bok sterofom sudah disiapkan untuk menampung produk yang akan dikirim baik kedaerah maupun keluar negeri.

 

Ini adalah langkah yang sangat baik,untuk menggerakan ekonomi kerakyatan, terutama di daerah-daerah pedesaaan, dapat meningkatkan ekonomi keluarga, dan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk oleh ibu-ibu urmah tangga. Dengan modal are seluas 200 (dua ratus) meter persegi, sudah bisa memulai usaha budidaya Belut dan Sidat. Selain menambah pendapatan ekonomi keluarga, produk Belut dan Sidat juga memiliki nilai gizi cukup tinggi, sehingga  sangat baik untuk perkembangan anak-anak Indonesia. (ratman/pp)










Komentar Via Website : 7
arif
29 Oktober 2013 - 07:59:59 WIB
mantap
Ahmad Yulianto
01 November 2013 - 10:09:36 WIB
Saya tertarik dg budidaya belut/ sidat
boleh info yg di jogja / solo mohon info
terimakasih
Budidaya Belut Lampung
04 Desember 2013 - 09:22:21 WIB
Kami hanya ingin memberi informasi.
Kami bergerak dibidang budidaya belut di daerah lampung.
Jika anda berminat ingin MEMBELI BELUT ataupun anda ingin MEMASOK BELUT ke kami, kami siap menerimanya. Berapapun jumlahnya.

Kami juga sedang membuka
PELATIHAN BUDIDAYA BELUT
Tanggal 11-12 Januari 2014

Untuk info lebih lanjut Kunjungi atau hubungi alamat kami di :

CV. SUMBER REZEKI
Jl. Garuda No.36 RT/RW.29/07 Rejomulyo
Metro Selatan - Kota Metro
Lampung 34111
(Belakang Polsek Metro Selatan)
0858 4088 0024 atau 0878 9898 8145
Email : belutlampung@gmail.com
Website : www.belutlampung.com

Kami tunggu kedatangan dan telpon dari anda.
Terima Kasih
obat lemah syahwat alami
22 Januari 2014 - 08:25:46 WIB
jual obat lemah syahwt alami
http://goo.gl/R6T1rv
Cara Menghilangkan Keputihan pada wanita
18 Maret 2014 - 09:52:36 WIB


Webnya lumayan bagus, kunjungi web saya ya
Cara Menghilangkan Keputihan >> http://goo.gl/mcGwKC
Crystal X >> http://goo.gl/apMYgf
obat herbal hepatitis a
22 Maret 2014 - 10:47:35 WIB
terimakasih banyak, informasinya bermanfaat. http://goo.gl/s0YYSn http://goo.gl/mPl2OW
obat herbal kanker rahim
24 Maret 2014 - 09:27:53 WIB
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)