Agama

Bantuan Kemanusiaan

Organisasi Wartawan Serahkan Bantuan Uang kepada Muslim Rohingnya

Administrator | Selasa, 12 September 2017 - 02:59:27 WIB | dibaca: 158 pembaca

Donasi diserahkan oleh Ketua Divisi Hubungan Antar Lembaga Forjim, Nuim Hidayat kepada Direktur Eksekutif Laznas Dewan Dakwah H Ade Salamun. (foto fjm)

Jakarta, parahyangan-post.com – Simpati dan bantuan langsung terhadap penderitaan umat Islam Rohingnya yang terusir dan teraniaya, tidak hanya datang dari elemen umat dan ormas Islam, tetapi juga dari wartawan.

Forum Jurnalis Muslim (Forjim) menyerahkan donasi bantuan untuk Muslim Rohingnya kepada Laznas Dewan Dakwah di Masjid Al Furqon, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2017).

Jejaring Jurnalis Muslim dari Jadebotabek hingga Aceh tersebut, berhasil menghimpun dana dalam sepekan sebanyak Rp. 13.615.145. Donasi bantuan tersebut untuk mendukung Program Solidaritas Dunia Islam, khususnya Muslim Rohingnya.

Donasi bantuan kemanusian Forjim Solidarity secara simbolik dilakukan oleh Ketua Divisi Hubungan Antar Lembaga Forjim, Nuim Hidayat kepada Direktur Eksekutif Laznas Dewan Dakwah H Ade Salamun.

Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif Laznas Dewan Dakwah H Ade Salamun menyatakan apresiasinya terhadap jurnalis muslim yang tergabung dalam Forjim, yang telah memiliki rasa empati dan kepeduliannya kepada saudara muslim Rohingnya. Tentu saja, tugas jurnalis, selain menyampaikan informasi secara benar kepada masyarakat tentang penderitaan Muslim Rohingya, juga tergerak untuk membantu mereka secara kolektif.

InsyaAllah dana yang telah diserahkan Forjim kepada Laznas Dewan Dakwah akan disampaikan kepada perwakilan Laznas Dewan Dakwah yang telah membuka Posko Kemanusiaan di perbatasan Bangladesh -Myanmar.

Sebelumnya, Forjim mengutuk tindakan keji pemerintah Myanmar yang telah membakar, mengusir, dan membunuh muslim Rohingya di Myanmar.

Dalam Car Free Day, Forjim bersama sejumlah elemen masyarakat, berkumpul di Bunderan HI untuk menyatakan kepedulian dan keprihatinannya terhadap saudara Muslim Rohingnya.

Saat Aksi Kemanusian itu, Forjim menggelar poster perlawanan dan penolakan atas kekerasan dan kebiadaban yang dilakukan Pemerintah dan tentara Myanmar yang didukung oleh biksu Buddha setempat.

"Myanmar, Get Out of My Country”, “Coret Myanmar dari Asian Games 2018”, Biksu Buddha, Ashin Wirathu dan Aung San Suu Ky “The Real Dracula Terroris”, #SaveRohingnya, menjadi tagline dalam poster Forjim. *** (aboe/fjm)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)