Seni Budaya

Festival Kecil rendra

Mengenang 9 Tahun Berpulangnya WS Rendra

Administrator | Senin, 06 Agustus 2018 - 16:01:01 WIB | dibaca: 82 pembaca

Salah satu group musik yang ikut tampil pada acara di Bengkel Teater WS Rendra di Cipayung, Depok (Minggu, 05/08/2018), Foto : rat/pp

DEPOK, Parahyangan-post.com - Sastrawan kenamaan WS Rendra telah berpulang 9 tahun yang lalu. Untuk mengenangnya, di akhir pekan ini Anda bisa menikmati sebuah festival mini bertajuk "Festivalkecil Rendra" di Kampus Bengkel Teater Rendra di Depok pada Minggu (5/8/2018). 
 
Dalam festival tersebut terdapat banyak agenda yang bisa dinikmati penggemar sekaligus pengunjung di kediaman WS Rendra. 
 
Diantaranya, mini bazaar, workshop, musik, musikalisasi puisi, grafiti, monolog, testimoni, pemutaran film, dan lingkaran doa. Karya-karya Rendra akan ditampilkan, mulai dari para pelajar hingga seniman profesional. 
 
Rangkaian acara festival tersebut berlangsung selama 18 jam, dari pukul 06.00--24.00 WIB. Adapun, inti pertunjukan diadakan sejak pukul 15.00 WIB, hal tersebut terlihat pada papan agenda acara. 
 
Istri WS Rendra Ken Zuraida sekaligus penggagas Festival mengatakan, festival tersebut dipersiapkan dalam hitungan waktu yang terbilang sangat singkat, yakni 9 hari dengan menghadirkan banyak santri dari Kampus Bengkel Teater Rendra lintas generasi.
 
"Kami persiapkan festival ini hanya 9 hari dan santri lintas generasi bisa hadir ke sini, dari dalam negeri bahkan luar negeri seperti Belanda," ujarnya.
 
Ida, biasa dipanggil, mengungkapkan bahwa festival tersebut di samping mengenang 9 tahun berpulangnya WS Rendra, yang terpenting adalah mengajak anak muda untuk berdialog tentang kehidupan berbudaya.
 
"Kami ingin anak muda terlibat dan berdaya untuk dirinya, bangsa, dan negara. Supaya punya pegangan nilai yang tertransfer dengan benar," tuturnya. 
 
Walikota Depok Mohammad Idris yang hadir dan mengunjungi Bengkel Teater Rendra antusias terhadap diadakannya festival tersebut. 
 
Lebih lanjut, Idris menginginkan kota leluhurnya, Depok, bisa menjadi kota budaya lantaran banyaknya seniman dilahirkan, terutama dari Bengkel Teater Rendra yang telah menjelma seakan-akan sebagai sebuah kampus seni dan budaya. 
 
"Saya melihat disini para pujangga banyak sekali. Saya ingin Depok jadi kota budaya," ungkapnya. 
 
 (rt/pp/bsc)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)