Ekbis

Layanan Penerbangan Umroh

Maktour Sewa 2 Pesawat Boeing 747-400

Administrator | Rabu, 24 Januari 2018 - 20:52:48 WIB | dibaca: 232 pembaca

Direktur Utama Biro Perjalanan Haji Khusus dan Umroh H. Fuad Hasan Masyhur (depan baju putih) bersama kru di atas pesawat yang disewanya untuk melayani jamaah umroh Indonesia. (foto lutan)

Jakarta, parahyangan-post.com-Biro Perjalanan Haji Khusus dan Umrah Maktour telah menyewa dua pesawat berbadan lebar Boeing 747-400 selama 5 tahun guna melayani jamaah umroh Indonesia.

“Dua pesawat yang kita sewa ini bukan hanya melayani jamaah umroh Maktour tetapi  untuk seluruh jamaah dari biro perjalanan umroh yang  ada di tanah air, yang selama ini terkendala oleh masalah penerbangan,” jelas Direktur Utamanya, H. Fuad Hasan Masyhur kepada wartawan, saat meninjau persiapan penerbangan perdana, di Hanggar Pesawat GMF, Bandara Soekarno Hatta, Rabu (24/1).

Menuurt Fuad, penerbangan perdana direncanakan bulan Februari 2018 mendatang. Pihaknya  bekerja sama dengan Terra Avia, yakni perusahaan penerbangan yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab.

“Tahap awal mungkin 2 kali seminggu, dan selanjutnya bisa ditingkatkan menjadi 3 kali seminggu, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan pasar,” tambahnya.

Dua pesawat yang disewa tersebut, lanjut Fuad, adalah  buatan terbaru  tahun 2004, dengan kapasitas 500 penumpang.  

“Dari dua pesawat itu  yang digunakan untuk operasional hanya satu pesawat saja sedangkan satu lainnya sebagai cadangan jika pesawat utama terkendala,” tandasnya.

 Menunggu izin

Menurut Fuad, saat ini Maktour sedang menunggu izin untuk jadwal penerbangan dari pihak-pihak terkait.
"Izin untuk memberangkatkan jamaah umroh dengan pesawat sendiri ini sedang dalam proses. Mudah-mudahan awal Februari sudah ke luar,” jelas Fuad.
Menurut Fuad, alasan Maktour membuka jasa layanan penerbangan sendiri adalah untuk menjawab permasalahan masyarakat yang selama ini terjadi, terkait pemberangkatan umrah. Apalagi kabar terakhir terdapat 100 ribu korban jamaah umrah terlantar dan tidak bisa diberangkatkan.
“Kami menawarkan jasa penerbangan umrah dengan biaya murah tetapi dengan layanan maksimal. Selama ini komponen biaya umrah yang terbanyak adalah transportasi menelan hingga 60 persen,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis Maktour, Suryo Putra mengatakan pemerintah memperkirakan paket minimal umrah sekitar Rp 20 juta. Biaya penerbangan dapat menelan hingga Rp 12 juta.
"Kami bisa menjual harga tiket penerbangan dibawah Rp 12 juta lebih murah dibandingkan maskapai penerbangan lain,"katanya.
Ditambahkan Suryo, setiap jamaah nantinya akan mendapatkan dua kali makan dan satu snack. Perjalanan umrah Jakarta -Jeddah akan memakan waktu selama 8 jam.*** (Lutan










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)