Agama

Haji dan Umroh Khusus

Ketum HIMPUH Baluki Ahmad: Usai Prosesi Mina Jamaah Kembali Tempati Hotel Bintang 5

Administrator | Selasa, 12 September 2017 - 03:03:02 WIB | dibaca: 193 pembaca

Ketum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) H Baluki Ahmad (tengah, berpeci putih) menghadiri undangan jamuan makan bersama Muasassah Asia Tenggara dalam acara tasyakuran atas suksesnya penyelenggaraan ibadah haji khusus tahun 1438H/2017M di Makkah, Arab Saudi. (foto himp.)

Jakarta,parahyangan-post.com - Setelah melaksanakan seluruh prosesi di Mina, Makkah, seluruh jamaah haji anggota Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) kembali menempati hotel bintang lima baik di Makkah mau pun Madinah. “Alhamdulillah, seluruh jamaah haji anggota HIMPUH telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji tahun 1438H / 2017 M ini dengan lancar dan kembali menempati hotel bintang lima,” ujar Ketua Umum (Ketum) HIMPUH H Baluki Ahmad melalui keterangan tertulisnya, Senin (11/9).

Menurut Baluki, sebagian besar jamaah anggota HIMPUH meninggalkan Mina pada 12 Dzulhijjah atau Nafar Awal, dan sebagian kecil pada 13 Dzulhijjah atau Nafar Tsani. "Untuk jamaah yang melakukan nafar tsani masih harus menginap satu malam lagi di Mina guna melakukan lontar di tiga Jumrah yakni Jumrah Wula, Jumrah Usta dan Jumrah Aqoba," kata Baluki.

Situasi terkini, seluruh jamaah HIMPUH sudah tiba hotelnya masing-masing di Makkah, dan beberapa rombongan ada yang sedang mempersiapkan diri untuk kepulangannya ke Tanah Air dengan Maskapai Penerbangan Saudia Arabian Airlines. “Kemudian akan bergelombang mulai tanggal 15 September akan menggunakan maskapai penerbangan lainnya sepeti Garuda Indonesia, Emirat, Etihad dan lainnya, hingga menjelang berakhirnya bulan Dzulhijjah. Sementara, sebagian lagi untuk gelombang kedua ada yang sedang menuju Madinah,” terangnya.

Meski pelaksanaan rangkaian ibadah haji berjalan lancar, namun, ditambahkan Baluki, ada beberapa jamaah HIMPUH yang masih sakit dan sedang dirawat disejumlah rumah sakit di Saudi.

“Namun demikian kondisi-kondisi jamaah itu sudah mulai berangsur membaik. Dan ada beberapa yang laporkan wafat atau meninggal dunia. Untuk yang wafat, sudah diuruskan dengan pihak Kementerian Agama. Dan untuk yang wafat di Makkah setelah disholatkan di Masjidil Haram, kemudian dimakamkan di pemakaman Ma’la kota Makkah,” tandas Baluki.*** (boe/himp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)