Polkam

AKSI 22 Mei :

HMI Aparat Hukum Jangan Bertindak Represif dan Berlebihan Kepada Pendemonstran

Administrator | Kamis, 23 Mei 2019 - 07:57:48 WIB | dibaca: 382 pembaca

Satria - PBHMI

JAKARTA - Parahyangan-post.com - Pasca pengumuman hasil pilpres oleh KPU pada Selasa (22/5) dini hari mendapat respon dari masyarakat yang menduga pilpres kali ini terjadi kecurangan yang masif. Demontrasi dilakukan di depan Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin. 

"Aksi demontrasi itu adalah Hak sebagai warga negara dalam menyatakan pendapat dan dijamin oleh undang-undang. Maka tidak boleh ada yang melarang siapapun menyuarakan aspirasinya di era Reformasi sekarang ini, terlebih ini adalah aksi damai" kata Satria alza perdana, wasekjend PBHMI.

Aksi yang awalnya berjalan damai dan tertib berakhir ricuh pada malam harinya dan menimbulkan korban jiwa. PBHMI mengecam tindakan represif yang dilakukan petugas kepolisan dalam mengawal jalannya aksi.

"Kami PBHMI memberikan peringatan keras kepada Aparat Hukum agar tidak bertindak represif dan berlebihan kepada pihak pendemonstran. korban yang dirawat 80an orang dan yang  meninggal sudah 6 orang, ini merupakan tindakan dzolim yang membelenggu kebebasan berpendapat di negara demokrasi" kecam mantan ketua HMI Jakarta barat.
 
Selain itu, PBHMI juga menghimbau agar peserta aksi tetap tertib dan tidak terprovokasi untuk bertindak diluar konsitusional. 
"Mengajak kepada para demonstran agar tidak bertindak anarkis yang memancing tindakan represif aparat hukum. Tidaklah tepat menyampaikan pendapat dengan cara salah satunya merusak fasilitas sarana umum, menyakiti warga sipil, dan lainnya.

Juga kami menghimbau kepada semua pihak, agar berhati-hati dari seruan provokator yang mengundang kerusuhan hingga situasi tidak terkendali. Tetap berproses seperti apa adanya, bagi demonstran sampaikan pendapat dengan baik, aparat hukum menjaga keamanan dan ketertiban umum, jurnalis berlaku adil dalam peliputan pemberitaan, dan warga sekitar menjalankan aktifitas seperti biasanya." Tutup Satria.

(red/rt/PP)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)