Seni Budaya

For My Children Film Terbaik IFFADAT di Jakarta Peringati Hari Keluarga Internasional

Administrator | Kamis, 16 Juni 2016 - 12:55:39 WIB | dibaca: 236 pembaca

Festival Film Internasional IFFADAT dalam memperingati Hari Keluarga Internasional dan foto (acara malam penghargaan IFFADAT 2016).

JAKARTA, Parahyanganpost.com -  International Film Festival for Family, Against Drug Abuse and Trafficking (IFFADAT) memilih film For My Children yang distradarai oleh Stathis Plotas sebagai Film Terbaiknya. IFFADAT sendiri dikenal sebagai festival berskala internasional yang diadakan secara rutin di Indonesia. Festival ini telah membuka pendaftarannya sejak tahun lalu dan telah menerima ratusan film dari seluruh dunia.

Damien Dematra selaku founder dan director festival tersebut mengatakan, "Film ini sangat menyentuh dan tulus. Para juri dan saya memilih film ini dikarenakan pengambilan yang baik dan cerita yang kuat dan masih tabu dibicarakan di sana. Saya berharap dengan terpilihnya film ini, sistem sosial di Swedia dapat diperbaiki," ujar pria berambut panjang ini.

For My Children sendiri merupakan sebuah film dokumenter asal Swedia yang mengangkat cerita tentang sistem pemerintahan Swedia yang mengambil anak-anak secara paksa, bila menurut mereka anak-anak tersebut tersiksa, tanpa disertai bukti-bukti dan kajian yang memadai. Film dokumenter ini mengambil kisah Jerzy Donus, yang anak-anaknya diambil secara paksa. Kegelisahan dan depresi yang mendalam karena kehilangan anaknya ini membuatnya mengidap kanker. Film ini adalah potret orangtua yang anaknya diambil secara paksa oleh negara.

Festival ini sendiri telah mengadakan Malam Penganugerahannya di Planet Hollywood Jakarta dan dilanjutkan dengan pemutaran film di pusat kebudayaan Rusia.  The International Film Festival for Family, Against Drug Abuse & Trafficking didirikan untuk membantu Perserikatan Bangsa-bangsa dalam merayakan Hari International Day of Families (15 Mei), Global Day of Parents (1 Juni) dan International Day against Drug Abuse & Trafficking (26 Juni).

Festival ini didukung penuh oleh Dewan Kreatif Rakyat (DKR), Russian Culture Centre, World Film Council, i-Hebat International Volunteers dan Yayasan Peduli Anak Indonesia, dan Radio Republik Indonesia sebagai media partner.

(ratman/rls/pp)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)