Husada

FGPB:Mencetak Generasi Penerus Bangsa yang Berkarakter Pancasila

Administrator | Kamis, 16 Juni 2016 - 11:54:46 WIB | dibaca: 1082 pembaca

BANDUNG, Parahyanganpost.com - Dewan pimpinan Pusat  Forum Generasi Penerus Bangsa (FGPB) agendakan Pendidikan Kilat  (Diklat)  beberapa waktu lalu bertempat di Hotel, Parahyangan Bandung. Acara ini dimaksud memberikan pembekalan nilai-nilai kebangsaan dan bela bangsa. Sebagai pembicara DPD RI, Eni Sumarni, Lemhannas RI Tony SB Husodo.

 

Adapun Peserta yang hadir pada kesempatan itu dari berbagai  Lintas Komponen LSM, ORMAS, OKP dan Mahasiswa  dari Jawa Barat ikut berperan  aktif dalam kegiatan Tersebut.   Dalam kesempatan ini turut dihadiri oleh pendiri  FGPB Supiyardi yang Dikenal Sebagai Tokoh Agama diwilayah Setempat.

 

Menurut, Iwan Sofyan, selaku Ketua Umum  pihaknya sangat berterimakasih atas dorongan Anggota DPD –RI  Eni Sumarni, Aida Cakrawati Anggota DPRD Kota Cimahi, Iskandar Subrata Selaku Penasehat Kehormatan FGPB Kota Cimahi, kepada pemerintah, swasta, dan rekan-rekan seluruhnya yang membantu acara ini dapat berjalan lancar, ia menambahkan, kedepan struktur organisasi yang sudah terbentuk diberbagai wilayah dapat bermitra secara maksimal dengan seluruh elemen masyarakat agar dapat mempersatukan generasi anak bangsa sebab pengurus harus bekerja sama untuk memeningkatnya nilai-nilai kebangsaan ditengah masyarakat."ujarnya.

 

Dibagian bersamaan, Eni Sumarni sebagai Anggota DPD menyebutkan,tugas besar anggota DPD RI memiliki tugas mensosialisasikan 4 konsensus dasar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka tunggal Ika dalam setahun 5 kali ada sasarannya seluruh lapisan masyrakat   baik langsung terjun kepada masyarakat ataupun melalui ormas OKP, OKK ,LSM dan komunitas.

 

Terlebih pada kondisi saat sekarang  harus dapat timing sosialusasi, lebih jauh Eni menjelaskan, kalau pihaknya fokus pada para pemuda sebagai generasi penerus cita cita bangsa Sehingga saya yakin pemuda adalah agen of Change yang maha dahsyat apabila jiwa nasionalismenya sudah terbangun dari aspek kemampuan pemerintah saat ini jangankan ngurus lintas organisasi kemasyarakatan  orang ngurus koordinasi lintas kementrian aja kesulitan  karena banyak yang  undercapasity belum kompak dan terpadu dalam mengurai permasalahan di masyarakat.

 

Harapan terhadap program pemerintah dengan revolusi  mental segera terimplementasi dalam semua lini kehidupan sehari-hari intinya hal hal yang orang baik menjadi baik bahkan lebih baik lagi yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat lahir dan batin," tegasnya. (didit/pp)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)