Seni Budaya

DKR

Dewan Kreatif Rakyat Luncurkan Festival Film Perempuan International

Administrator | Selasa, 10 Maret 2015 - 23:27:45 WIB | dibaca: 1711 pembaca

Press Confrence DKR di Pusat Kebudayaan Rusia,Jakarta,dihadiri oleh Jajaran Penasihat,Pengurus dan Relawan, Selasa,10/03, (Foto : ratman/pp)

JAKARTA,(www.Parahyangan-Post.com) – Dalam rangka merayakan Hari Perempuan International yang jatuh pada tanggal 08 Maret dan Hari Anti Diskriminasi yang jatuh pada tanggal 01 Maret dan Hari Autis Sedunia pada tanggal 02 April, maka Dewan Kreatif Rakyat (DKR) merasa perlu menyelenggarakan festival film international dengan tema-tema tersebut diatas.

Rencananya, festival yang diberi nama International Fil, Festival For Women, Social Issues and Zero Discrimination (IFFWSZ) ini akan dilangsungkan dari tanggal 26 Maret sampai dengan 06 April 2015 di Jakarta.

Menurut Damien Dematra, salah satu founder dan director IFFWSZ, festival ini bekerjasama dengan beberapa festival international yaitu International Movie Awards, Filmmakers Worls Festival dan Documentary and Short International Movie Awards.

Ada 355 film yang telah ikut serta dalam tahap seleksi dan terpilih 50 film yang akan ditayangkan dalam kegiatan tersebut.

Juga telah dipilih 4 tokoh perempuan sebagai International Women of Change 2015 yaitu Debi Steven, Hetahter Garden, Sr Lorraine Garasu, dan Tessa Blake. Debi Steven (Power, Jerman, United Kingdom) diperkosa saat usia 11 tahun. Bertahun-tahun kemudian, ia menjadi juara bela diri. Hatinya tergerak untuk pergi ke India, terutama setelah mendengar kasus Nirbhaya (kasus pemerkosaan missal di Delhi tahun 2012). Debi Steven mengajar banyak wanita disana dan seluruh dunia tentang bagaimana mempertahankan diri dari pemerkosaan.

Heather Graham (The Healing of Heather Garden, Canada) adalah seorang wanita yang berhasil sembuh melawan penyakit Multipe Sclerosis, yang disebut oleh dokternya ‘tak dapat disembuhkan’ dan telah sempat memenjarakan Heather di kursi roda, dan film tentang dirinya telah menginspirasi dunia.

Sr Lorraine Garasu (Voice of Change, Papu Nugini) adalah seorang biarawati di Bougainville yang dengan berani memimpin wanita Bougenville membangun kepribadian dan memperjuangkan perdamaian melalui dialog berkesinambungan antara faksi-faksi yang bertikai (saat krisis perang sipil 1998 – 1999) dan melalui protes damai. Ia membangun tempat penampungan bagi para wanita dan anak-anak, dan juga bagi orang-orang yang mengalami trauma akibat peperangan.

Tessa Blake (Eelection Night, USA) adalah penulis dan sutradara dari negeri Paman sam yang film-filmnya diakui oleh the Academy of Motion Picture Arts & Sciences. Tahun 2014 lalu, ia diangkat menjadi fellow di Amerika Film Institute Directing Workshop for Women untuk pemberdayaan perempuan dalam bidang film. Saat ini, ia adalah director Disney, ABC Television Group’s Creative Talent Development.

Acara festival ini rencananya akan menjadi ajang Grand Launching Dewan Kreatif Rakyat (DKR) yang memang telah disiapkan sejak akhir tahun 2014. Menurut Sekjen DKR, Dedeh Kurniasih, DKR dibentuk dengan semangat yang kuat untuk memajukan ekonomi kreatif Indonesia. Caranya, dengan menjadi penghubung semua warga kreatif.

“kami terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung, sebagai organisasi kami hanya ingin mendorong semua warga kreatif untuk berkreasi. Namun, kami juga ingin membantu untuk mengelola agar produk kretaif itu tidak berhenti sebagai produk saja, dan bisa do international”, ujarnya.

Para penasehat yang akan memotori visi misi DKR adalah Sinuhun Tedjowulan (Baginda Surakarta Hadiningrat), Damien Dematra (sutradara), Lily Wahid (aktivis), Erna Santoso (artis senior), Dr.Jalaludin Rahmat (pakar komunikasi), Dorce Gamalama (penyanyi), Abah Ukam (produser lagu indie), Tiara Sawitri (Ketua Yayasan Lupus Indonesia), Arie Rahmadani (Koordinator i-Hebat International Volunteer), Alika Chandra (pemimpin sanggar teater), Sidik W.Martowidjoyo (pelukis internasional), Hery Sucipto (penulis), dan Emilia Renita (aktivis perempuan di bawah koordinatsi Dedeh Kurniasih (Sekjen DKR).

 

(ratman/pp)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)