Agama

Penyaluran Zakat

BAZNAS Lakukan Pembinaan kepada Penerima Beasiswanya

Administrator | Jumat, 29 September 2017 - 11:24:36 WIB | dibaca: 81 pembaca

Jakarta parahyangan-post.com,  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)  menyalurkan 1.250 beasiswa untuk perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Agar efektif, penerima dibina dengan membuatkan program-program unggulan.

Hal tersebut disampaikan Direktur BAZNAS Moh. Nasir Tajang usai membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Program Pembinaan Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS”, di  Jakarta, Rabu 27/9

“Kita terus berperan aktif memajukan pendidikan nasional, antara lain dengan memberikan Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB),” ujarnya.

FGD bertujuan untuk membuat modul pembinaan bagi penerima beasiswa yang  tersebar di seluruh Indonesia. Dengan modul ini, penerima beasiswa BAZNAS memiliki standar pembinaan dan berkarakter unggul, baik dari segi keilmuan, kemandirian dan berakhlak Islami.

“Kita berharap penerima beasiswa ini dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan menjadi pemimpin yang berkakarter Islami,” katanya.

BAZNAS menyebarkan 1.250 beasiswa bekerja sama dengan Kemenristekdikti, perguruan tinggi.

“BCB merupakan salah satu program unggulan bidang pendidikan BAZNAS, berupa pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang tergolong mustahik atau termasuk asnaf zakat di perguruan tinggi seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta,” katanya.

BAZNAS juga menerapkan program pembinaan bagi para penerima beasiswa.

Lebih jauh Nasir menjelaskan, program pembinaan diselenggarakan selama tiga tahun

bertujuan untuk mendapatkan masukan dari para narasumber, baik pemerintah, praktisi, maupun para profesional pendidikan, terutama terkait mekanisme pembinaan yang efektif bagi penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS. Kemudian, juga untuk melakukan sharing untuk menemukan format best practices pembinaan yang ideal untuk program pembinaan penerima beasiswa,” ucapnya.

Agar pembuatan modul sempurna, tandas Nasir, BAZNAS menghadirkan beberapa ahli dan praktisi untuk memberikan masukan terhadap metode dalam pembinaan yang meliputi kemandirian, kepemimpinan dan keagamaan.

Diantara para pemateri, terdapat nama Prof. Dr. Achmad Satori Ismail, Prof. Dr. Mundzir Suparta, drh. Emmy Hamidiyah, M.Si, dan Ir. Nana Mintarti, MP (dari unsur BAZNAS).

Selanjutnya, Direktur Kemahasiswaan Kemristekdikti, Dr. Didin Wahidin; dosen sekaligus praktisi pendidikan yang juga salah satu perumus Program Bidikmisi Kemendikbud, Dr. Rimbawan; Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan, Bachtiar Firdaus, ST., MPP, serta pakar dan penulis buku-buku pendidikan Dr. KH. Ashani Sakho.*** (TAN/pp)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)