Ekbis

angkutan lebaran

Bantah Bangkrut, Garuda Malah Tambah 128.000 Kursi Selama Lebaran

Administrator | Kamis, 15 Juni 2017 - 01:24:46 WIB | dibaca: 241 pembaca

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Pahala Mansyuri saat memberikan keterangan kepada wartawan usai buka bersama (foto boe)

Jakarta, parahyangan-post.com Adanya berita yang menyebutkan Garuda akan bangkrut dan berhenti beroperasi sangat tidak benar. Saat ini kondisi maskapai kebanggan nasional ini cukup baik. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Garuda PT Garuda Indonesia Tbk. Pahala Mansyuri saat buka bersama dengan wartawan di Jakarta, Selasa 12/6.

“Berita tersebut sangat tidak benar, kondisi keuangan Garuda saat ini cukup baik, jumlah penumpang juga mengalami peningkatan. Likuditas, neraca, dan indikator-indikator lainnya masih sangat positif, “ tegas  Pahala.

Sebelumnya diberitakan, pada tiga bulan pertama 2017 Garuda Idonesia mengalami kerugian   sebesar 98,5 juta dollar AS, atau sekitar Rp 1,31 triliun (kurs 13.300). Kerugian tersebut utamanya disebabkan kenaikan harga bahan bakar avtur. Dalam setahun terakhir, biaya bahan bakar naik 54 persen dari 189,8 juta dollar AS menjadi 292,3 juta dollar AS.

Dengan kondisi ini sejumlah pihak mengkhawatirkan Garuda akan bangkrut.

 

Tambah 128 ribu  kursi

Pada kesempatan itu pahala mengatakan, menghadapi lebaran ini,  Garuda Indonesia menambah 128 ribu kursi dari H-10 sampai H+15 atau 27 hari. Total kapasitas kursi yang disediakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rangka memfasilitasi arus mudik dan arus balik ini mencapai 2,11 juta.
Dari jumlah 128 ribu kursi tambahan, Pahala merinci, sebanyak 49.896 kursi untuk maskapai Garuda Indonesia, dan Citilink 78.480 kursi tambahan. "Jadi selama periode Lebaran ini, total kursi yang kita operasikan sebanyak 2,11 juta kursi," ucap Mantan Direktur Keuangan PT Bank Mandiri Tbk itu.
Sementara itu, lebih jauh Pahala mengungkapkan, untuk tambahan frekuensi penerbangan selama masa angkutan Lebaran mencapai 338 frekuensi. Penambahan kapasitas pengoperasian fleet atau armada kapal dari 22 ribu di hari normal menjadi 106 frekuensi fleet domestik dan 38 fleet untuk penerbangan internasional.
"Dengan upaya-upaya ini, tidak akan berpengaruh signifikan terhadap ontime performance kita. Karena PT Angkasa Pura II sudah menambah 4 garbarata di Terminal 2, dan kita pun menambah 18 konter tambahan untuk melayani cek in, di samping layanan online check in," kata Pahala.

Adapun rute-rute penerbangan domestik dengan peningkatan kapasitas pada peak season Idul Fitri 2017 ini adalah:
Jakarta-Yogyakarta pp
Jakarta-Padang pp
Jakarta-Solo pp
Jakarta-Semarang pp
Jakarta-Surabaya pp
Jakarta-Denpasar pp
Surabaya-Balikpapan pp
Bandung-Denpasar pp
Makassar-Balikpapan pp
Sedangkan untuk pengoperasian pesawat berbadan besar pada rute internasional, diantaranya: Jakarta-Kuala Lumpur pp, Jakarta-Singapura pp, dan Jakarta-Bangkok pp.
*** boe










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)